Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya menangkap tiga orang perampok nasabah bank yang beraksi di Kota Bekasi. Ketiga perampok bernisial SG (20), DA (30) dan DAP (17).
Saat ini, polisi masih memburu tiga tersangka lain, yakni AL, R dan B. Adapun ketiga pelaku diamankan di Bojong Menteng, Bekasi, pada Sabtu (14/11) lalu.
Tersangka berinisial SG sempat melawan dan menyerang petugas. Dia terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. SG kemudian meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
Baca juga: Polisi Tangkap 10 Pelaku Begal Sepeda di Jakarta
"Dengan tindakan tegas terukur kita lumpuhkan korban dengan tembakan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam konferensi pers, Selasa (17/11).
Ketiga pelaku dikatakannya mengincar nasabah bank yang menarik uang dalam jumlah besar. Sebelumnya, ada tiga laporan perampokan yang diterima polisi di wilayah Bekasi dalam dua bulan terakhir.
Yusri mengungkapkan pelaku DA bertugas berpura-pura menjadi nasabah di bank. Kemudian, mengamati aktivitas di dalam bank, termasuk nasabah yang menarik uang.
Setelah menemukan target, DA membuntuti korban dan memberi tahu rekannya, SG dan DAP, untuk merampok korban dalam perjalanan. Sebelumnya, pelaku AL telah ditugaskan untuk mengempeskan mobil korban dengan paku, ketika berhenti di lampu merah.
Baca juga: Awas Perampokan Bermodus Gembosi Ban
Saat korban berhenti untuk mengecek ban mobilnya, SG langsung mengambil paksa tas milik korban. Pelaku kabur menggunakan sepeda motor yang dikendarai DAP.
"Kalau ketahuan korban, mereka tidak segan-segan melakukan kekerasan," pungkas Yusri.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 9 tahun. Serta, Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun.(OL-11)

Polda Metro Jaya membeberkan kronologi kecelakaan Fortuner vs Agya di Tol Andara. Pengemudi Fortuner diduga ugal-ugalan dan menyalip lewat bahu jalan hingga mobil terguling.
Sebuah mobil taksi daring bernomor polisi B-1276-UNT tercebur ke kolam Bundaran HI pada Rabu (25/3/2026) dini hari. Polisi menyebut kecelakaan dipicu kurangnya kehati-hatian pengemudi
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori.
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Polisi mengungkap motif pembunuhan cucu Mpok Nori di Jakarta Timur. Pelaku, suami siri WNA asal Irak, nekat membunuh karena cemburu.
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved