Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Jakarta Timur bersama KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Republik Indonesia menggelar rapat koordinasi pemenuhan kewajiban Fasos (Fasilitas Sosial) dan Fasum (Fasilitas Umum) dari para pemegang SIPPT/IPPT/IPPR (Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah) di Kantor Pemkot Jakarta Timur, Kamis (5/11).
Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar mengatakan KPK berkunjung ke Pemerintah Kota Jakarta Timur untuk menyosialisasikan aset SIPPT/IPPT/IPPR yang ada di Jakarta Timur. Ia mengatakan, ada 285 SIPPT/IPPT/IPPR yang akan ditagih kepada pemegang kewajiban untuk fasos dan fasum.
"Kita di sini bersama KPK akan memberikan sosialisasi bagi pemegang kewajiban, masih ada 285 lagi tentunya ini jadi perhatian kita bersama," ujar Anwar.
Ia berharap segala permasalahan yang menjadi kendala terkait pemenuhan fasos dan fasum yang belum lengkap administrasi dapat dipecahkan dengan melibatkan stakeholder (pemangku kepentingan) agar terselesaikan dengan cepat.
"Saya meminta kepada KPK agar menggandeng BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), Kejaksaan, Inspektorat agar aset kita terselesaikan dengan cepat dan baik,” tuturnya.
Baca juga: Fasos Fasum Diambil, Emak-emak Bertindak
Penanggung Jawab Wilayah DKI Jakarta pada Satuan Tugas Koordinasi Pencegahan Wilayah III KPK RI Hendra Teja memberikan apresiasi langkah Pemkot Jakarta Timur dalam verifikasi dan identifikasi terkait fasos dan fasum yang ada di Jakarta Timur.
"Ke depannya kita bersama-sama memecahkan masalah administrasi terkait fasos dan fasum di Jakarta Timur,” tukasnya.
Sebelumnya, Pemkot Jaktim juga telah melakukan serah terima fasos dan fasum dari PT Southem Cross Textile Industry sebagai pemegang Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT).
Tercatat, PT. Southem Cross Textile Industry melakukan kewajiban memberikan lahan berikut konstruksi bangunan dengan jumlah total sebesar Rp178.207.874.000. Dari jumlah itu, rincian pemberian jumlah luas lahan 27.594 meter dengan nilai Rp166.801.774.000. Kemudian, penyerahan konstruksi bangunan dengan luas 21.394 meter dengan nilai Rp11.406.100.000 yang diperuntukan sebagai bangunan dan kolam renang, jalan, dan taman yang terletak di Jalan Raya Bogor, KM 26, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas.
“Saya mengapresiasi kepada PT Southem Cross Textile Industry yang telah menyerahkan kewajibanya kepada pemerintah. Ini merupakan satu tuntutan dari pemerintah kepada para pengembang yang dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” ungkap Anwar.
Sementara itu, Direktur PT. Southem Cross Textile Industry Erwin Husni mengungkapkan pihaknya mendukung program pemerintah, dengan menyerahkan sebagian fasos fasum sesuai aturan dan tepat waktu.
"Kami mendukung. Dengan ini, tentunya kami sudah menjalankan kewajiban menyerahkan fasos fasum. Tak hanya itu, kami pun bersedia lakukan pengamanan lahan yang telah menjadi aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” pungkasnya.(OL-5)
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Fokus penataan tidak hanya menyentuh aspek estetika visual, tetapi juga penguatan fungsi infrastruktur dasar.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Seharusnya, lanjut Bun, Pemprov DKI siap siaga sejak awal. Termasuk apel siaga dan persiapan teknis lainnya.
SEBANYAK 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap pembongkaran tiang monorel itu dapat memecah kemacetan.
Keberadaan Training Center JBA turut mendukung proses pembiayaan kendaraan.
Pemkot Bandung menyatakan tetap terbuka terhadap kritik sebagai bahan evaluasi.
Pembangunan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk mewujudkan visi dan misi Sekolah.
GJAW 2025 menghadirkan berbagai fasilitas pendukung untuk memastikan kenyamanan dan pengalaman terbaik bagi seluruh pengunjung.
Peresmian gedung ini memiliki makna istimewa karena bertepatan dengan peringatan 12 tahun berdirinya RS EMC Sentul.
Dinas Gulkarmat DKI perlu menetapkan protokol wajib pemeriksaan kesehatan minimal dua kali dalam setahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved