Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka memperingati HUT Humas Polri ke-69, Divisi Humas Polri terus lakukan pembenahan.
Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan, di era sekarang ini, Humas Polri harus bisa menghadapi revolusi industri 4.0. Mulai SDM, sarana dan prasarana.
Hal ini sesuai dengan 7 program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz, yakni pemantapan media.
“Sebagai garda terdepan dalam penyampaian informasi, kami terus berbenah, menyiapkan SDM yang handal termasuk sarana dan prasana," ujar Argo, Jumat (30/10).
Argo juga menuntut agar Humas Polri dapat cepat dalam memberikan informasi yang akurat, terpecaya dan transparan kepada masyarakat. “Tantangan Humas sekarang berat sekali. Kita lambat sedikit saja bisa jadi masalah dan data tidak akurat juga bisa jadi masalah," ungkap jenderal bintang dua itu.
Baca juga : Polisi Minta Maaf Jika Ada Hati Warga yang Tersakiti
Argo menambahkan, di era digitalisasi ini, Humas Polri terus bekerja keras memberikan edukasi kepada masyarakat dengan meluruskan setiap informasi berkembang di sosial media yang menyesatkan alias hoaks.
Hal ini dilakukan agar situasi keamanan masyarakat terpelihara dengan baik dan kondusif.
"Humas Polri berkomitmen kuat kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar, sehingga kamtibmas kondusif dan masyarakat semakin produktif," paparnya.
Adapun rencananya, perayaan puncak HUT Humas Polri akan digelar secara virtual dan diikuti oleh seluruh Kabid Humas di seluruh Polda jajaran pada Senin 2 November 2020. (OL-2)
ANGGOTA Komisi III DPR RI Adang Daradjatun menekankan bahwa reformasi Polri dan Kejaksaan Republik Indonesia tidak boleh berhenti pada aspek regulasi semata.
Mayoritas publik atau sekitar 67 persen percaya bahwa penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi mengurangi independensi kepolisian.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan penurunan IHSG dipicu oleh penilaian MSCI terkait isu transparansi pasar saham Indonesia.
Menegaskan kembali posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berada di bawah komando Presiden adalah keputusan yang tepat.
Kondisi tersebut menjelaskan mengapa kritik publik terhadap Polri kerap dirangkum dalam ungkapan 'tajam ke bawah, tumpul ke atas.'
ANALIS Politik dan Isu Intelijen, Boni Hargens mengapresiasi sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menolak usulan penempatan Polri di bawah kementerian.
Sepanjang 2025, isu kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media menjadi tiga persoalan utama yang saling berkaitan.
Media massa bisa semakin berperan sebagai duta literasi keuangan untuk membantu meningkatkan literasi, inklusi, dan pelindungan konsumen secara langsung di masyarakat.
WALI Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pihaknya membutuhkan media massa untuk mengoptimalkan penginformasian kepada publik.
Broadcast: Jangkau audiens masif! Pelajari definisi, strategi, dan cara efektif sebarkan informasi secara luas. Raih perhatian maksimal!
Di tengah arus informasi yang begitu deras, generasi muda harus memiliki kemampuan literasi media yang kuat agar dapat mencerna informasi dengan cerdas.
Media memiliki pengaruh sangat besar terhadap keberhasilan agensi PR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved