Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH anggota DPRD DKI Jakarta mengkritik program rumah dengan DP Rp0 yang baru terealisasi 0,26% tepat di tiga tahun masa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan, Jumat (16/10).
Menanggapi ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan program rumah DP Rp0 ini sudah diatur realisasinya bertahap pada setiap tahunnya. Menurut Riza, ada konsentrasi pencapaian program pada setiap tahunnya.
"Ya kan Pak Gubernur sudah mengatur. Program ini kan bukan tiga tahun, program kepemimpinan kan sudah diatur mana yang konsentrasi di tahun pertama, tahun kedua, tahun ketiga, tahun keempat," kata Riza di Balai Kota, Jumat (16/10) malam.
Selain itu, terkait program ini, Pemprov DKI disebut Ariza tidak bekerja sendirian namun melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Dinas Perumahan Sarana Jaya dan pihak swasta hingga Pemerintah Pusat. Sehingga tanggung jawabnya tidak ditanggung Pemprov DKI saja.
"Terkait dengan rumah DP Rp 0 juga begitu. Itu kan tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemprov DKI. Pemprov DKI bersama dengan BUMD Dinas Perumahan Sarana Jaya, kemudian juga dengan pihak swasta. Jadi kerja sama semua bahkan juga pemerintah pusat jadi itu kerja sama kita semua, pemerintah pusat, provinsi, BUMD dan pihak swasta," jelasnya.
Baca juga: NasDem: Program Rumah DP Rp0 Terealisasi 0,26%
Sebelumnya, Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta menyoroti realisasi janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tepat di tiga tahun kepemimpinannya. Salah satu yang disorot terkait dengan janji kampanye rumah DP Rp0. Hingga kini realisasi program DP0 rupiah baru tercapai 0,26%.
Menurutnya, saat ini masih ada sekitar 5 juta warga DKI yang belum memiliki rumah. Hal ini didukung dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017.
"Waktu itu kan Pak Anies janji terkait pembangunan rumah dengan skema DP Rp0, ya menurut saya ini masih ada sekitar kurang lebih 5 juta warga yang tidak memiliki rumah. Itu faktanya dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017. Sekitar 5 juta warga tidak memiliki rumah dan sampai sekarang masih banyak. Jadi program DP Rp 0 ini menurut saya belum berhasil," kata Bendahara Fraksi NasDem DPRD DKI, Ahmad Lukman Jupiter kepada Media Indonesia, Jumat (16/10).
Anies menargetkan penyediaan rumah mencapai 300 ribu rumah di masa kepemimpinannya atau 5 tahun kepemimpinan. Dengan perhitungan 60 ribu rumah per tahun. Namun, setelah 3 tahun kepemimpinannya baru ada 780 rumah yang dibangun atau baru 0,26% dari target. Dari angka tersebut baru 278 rumah yang dihuni. Sehingga menurut Jupiter program rumah dengan DP Rp0 ini perlu menjadi evaluasi.(OL-5)
Program pembangunan rumah bersubsidi juga membuka peluang pertumbuhan yang signifikan bagi pengembang properti.
Vista Land Group mencatatkan prestasi di sektor perumahan nasional setelah meraih penghargaan sebagai pengembang rumah subsidi terbaik dalam ajang BTN Awards 2025 yang digelar di Jakarta.
Badan Bank Tanah siapkan 120 hektar lahan untuk rumah subsidi Rp150 jutaan di Cianjur hingga Batang. Cek skema Hak Miliknya di sini.
Kawah Anugerah Properti (KAP) menargetkan pembangunan 6.000 unit rumah subsidi pada 2026.
Menteri PKP Maruarar Sirait targetkan pembangunan 141 ribu unit rusun subsidi di lahan Meikarta. Groundbreaking dijadwalkan 8 Maret 2026. Simak detailnya!
Pemerintah dorong inovasi atasi mismatch pasokan-permintaan perumahan. Ajang BTN Housingpreneur 2025 saring 1.170 peserta, tetapkan 58 pemenang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved