Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV DKI Jakarta saat ini tengah mengivestigasi kejadian tanah longsor yang terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Sabtu (10/10) malam lalu.
Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Mataliti mengatakan, instruksi untuk menginvestigasi itu langsung datang dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Belum ada perkembangan. Saat ini Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan sedang melakukan investigasi. Perintahnya langsung dari Pak Gubernur, mengenai segi hukumnya dan fakta di lapangannya," kata Marullah saat dihubungi Media Indonesia, Senin (12/10).
Menurutnya, investigasi ini akan berproses cukup panjang dan memerlukan waktu yang tidak sebentar karena banyak pihak yang harus dimintai keterangan termasuk pengembang.
Di sisi lain, saat ini Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan sedang berupaya melakukan pembersihan sisa-sisa longsoran dan membantu memperlancar aliran kali yang sebelumnya tertutup material longsoran.
"Untuk saat ini Sudin SDA fokus membersihkan longsoran agar banjir tidak terjadi," ujarnya.
Sebelumnya, pada Sabtu (10/10) malam, pagar dinding pembatas perumahan Melati Recidence yang terletak di Jalan Damai, Kelurahan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan itu longsor.
Longsoran bangunan dinding pagar menutup badan kali dan merusak rumah warga yang letaknya lebih rendah. Akibat material longsor yang menutup badan kali, aliran kali terbendung dan limpasan air membanjiri kawasan permukiman lain.
Ratusan rumah terendam banjir. Di sisi lain, akibat longsor itu, seorang warga yang tertimpa longsor meninggal dunia dan dua orang warga lainnya luka-luka. Diduga longsor terjadi akibat dinding pagar yang mengokupansi badan kali tidak dibangun dengan kokoh.(OL-4)
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Kehadiran JIS yang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi mulai dari KRL hingga Trans-Jakarta menjadi modal kuat bagi Jakarta Utara untuk tumbuh sebagai kawasan masa depan.
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PETUGAS gabungan melakukan Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan menyebarkan bahan semai sebanyak 8 kuintal Kalsium Oksida (CaO), Jumat (23/1)
Pemprov DKI Jakarta terapkan WFH dan PJJ akibat cuaca ekstrem Januari 2026. Simak durasi kebijakan dan aturan lengkap dari Gubernur Pramono Anung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved