Sabtu 12 September 2020, 14:45 WIB

IKAPPI: Tak Perlu Libatkan Preman Awasi Protokol Covid-19 di Pasar

Rahmatul Fajri | Megapolitan
IKAPPI: Tak Perlu Libatkan Preman Awasi Protokol Covid-19 di Pasar

MI/Adam Dwi
Warga berbelanja menggunakan kantong plastik sekali pakai di Pasar Cijantung, Jakarta, Rabu (12/8/2020)

 

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) DKI Jakarta Miftah mengatakan tak perlu melibatkan preman dalam mengawasi penerapan protokol covid-19.

Diberitakan sebelumnya, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono ingin merekrut preman untuk membantu aparat keamanan mengawasi penerapan protokol covid-19 di pasar.

Miftah mengatakan imbauan untuk menerapkan protokol covid-19 akan efektif jika melibatkan pedagang secara langsung.

"Saya kira bapak Wakapolri tidak perlu sampai sejauh itu melibatkan preman pasar untuk mengawasi aktivitas warga, terutama di pasar-pasar. Jauh lebih efektif bila pengawasan itu dilakukan oleh paguyuban atau ketua-ketua blok pasar. Keterlibatan pedagang justru yang memperkuat disiplin," kata Miftah melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (12/9).

Selain itu, Miftah berpendapat pelibatan preman di pasar akan membuat pedagang merasa terintimidasi. Ia mengatakan sejauh ini pedagang telah mengalami penurunan omzet yang signifikan sejak pandemi covid-19.

Baca juga: DPRD: Silakan Tutup Jakarta, Asal Kebutuhan Masyarakat Terpenuhi

Menurutnya, tidak elok jika melibatkan preman untuk mengawasi pedagang di pasar.

“Tidak bisa dimungkiri omzet para pedagang memang turun drastis, mereka mencari nafkah untuk keluarga dirumah, tetapi kok malah diawasi preman? Jelas para pedagang pasar akan merasa terintimidasi dengan kehadiran para preman pasar mengawasi aktivitas mereka," kata Miftah.

Lebih lanjut, ia merekomendasikan untuk melibatkan Pramuka atau personel IKAPPI untuk membantu memberikan penyuluhan dan mengingatkan bahaya covid-19. Ia mengatakan cara itu lebih humanis ketimbang ide melibatkan preman yang cenderung justru kurang humanis dan tidak mengayomi para Pedagang.

"Pedagang sudah tertekan. Kami berharap kita semua membantu pedagang agar mampu melewati kondisi berat ini," tutupnya. (OL-14)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Indrianto Eko

Jakarta Diprediksi Bakal Tenggelam, PSI Minta DKI Fokus Atasi Kondisi Itu

👤Yakub Pryatama W 🕔Senin 02 Agustus 2021, 09:33 WIB
William menjelaskan Pemprov harus segera lakukan pipanisasi air bersih ke seluruh pelosok Jakarta tanpa terkecuali agar masyarakat tidak...
Dok: Pemkot Bekasi

SMA Negeri 15 Kota Bekasi Gelar Vaksinasi Massal

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Senin 02 Agustus 2021, 09:25 WIB
"Sebanyak 1.000 vaksin disiapkan oleh Kodim 0507/Bekasi. Sekitar 800 vaksin untuk siswa dan siswi, 200 vaksin untuk masyarakat...
ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

440 ribu Pengusaha UKM di Jakarta Bakal Dapat Dana Banpres

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 02 Agustus 2021, 09:15 WIB
Dana bantuan diberikan dengan besaran untuk masing-masing pelaku usaha mikro sebesar Rp1,2...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pembangunan Berkelanjutan demi Keselamatan Bersama

 Sektor keuangan memiliki peran besar dalam mengarahkan perubahan menuju penerapan green economy

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya