Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menuturkan bakal ada mekanisme penggantian antarwaktu (PAW) anggota dewan.
Hal itu terkait dua anggota DPRD dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta yang meninggal dunia pada tahun ini. Mereka ialah Dany Anwar dan Umi Kulsum.
"Iya ada PAW nanti. Sesuai ketentuan, suara terbanyak di bawahnyalah yang menggantikan mereka," ujar Taufik kepada Media Indonesia, Minggu (30/8).
Baca juga: Singgung Anies, Ketua DPRD : Bahaya Bos Tutupin Kasus Covid-19!
Dany Anwar berasal dari DPRD daerah pemilihan (dapil) 1 Jakarta Pusat. Sedangkan Umi Kulsum dari DPRD Dapil 6 Jakarta Timur. Caleg dengan suara terbanyak di bawah mereka yang bakal bergabung dengan 104 anggota dewan lainnya.
Taufik menjelaskan, yang mengusulkan nama calon anggota dewan PAW ialah Fraksi PKS itu sendiri.
"Diusulkan oleh partainya lalu diserahkan namanya ke pimpinan dewan. Pimpinan dewan akan bersurat ke KPU," jelas politikus Gerindra itu.
Nanti, KPU akan memverifikasi kebenaran nama calon PAW tersebut apakah mendapat suara terbanyak setelah Dany Anwar dan Umi Kulsum. Setelah proses selesai di KPU, calon anggota DPRD PAW tersebut akan dilantik pimpinan dewan.
"Lama atau cepatnya tergantung partai itu sendiri yang mengusulkan," pungkas Taufik.
Sebelumnya, Ketua Fraksi PKS DKI Mohammad Arifin membenarkan rekan sejawatnya, Umi Kulsum, meninggal dunia pada Sabtu (29/8). Ia menyebut penyebab meninggalnya bukan karena covid-19.
"Beliau wafat karena penyakit komplikasi yg dideritanya. Beliau wafat di RS Persahabatan, setelah beberapa hari dalam kondisi koma. Sebelum wafat, 2 kali di-swab hasilnya negatif," jelas Arifin saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Dany Anwar meninggal dunia pada Senin (3/8). Ia menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Angkatan Laut Mintohardjo pada pukul 09.00 WIB karena sakit. (OL-1)
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Hilangnya nyawa dalam insiden terbaru ini adalah bukti nyata bahwa pendekatan persuasif tanpa ketegasan hukum tidak memberikan efek jera bagi para pelaku.
Perbaikan jalan harus dilakukan secara cepat, responsif, dan menyeluruh, dengan menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama.
Korban merupakan warga Penjaringan, Jakarta Utara, yang sedang mengemudikan kendaraan bernomor polisi B 2148 BOK.
ANGGOTA Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak, menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dalam Rapat Komisi yang berlangsung pada Selasa (20/1).
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved