Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Polda Metro Jaya (PMJ) hari ini menggelar rekonstruksi kasus penembakan yang menewaskan Sugiarto, 53, bos pelayaran di Jakarta Utara. Rekonstruksi tersebut rencananya akan dilakukan oleh Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum PMJ.
"Hari ini rencana Subdit Resmob menggelar rekonstruksi kasus penembakan atau pembunuhan pengusaha," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PMJ Kombes Yusri Yunus, Selasa (25/8).
Menurut Yusri, proses rekonstruksi akan dilaksanakan di dua tempat. Pertama, di Gedung Resmob PMJ untuk merekonstruksi adegan perencanaan pembunuhan. Kedua, di TKP pembunuhan, yakni di Ruko Royal Gading Square No. RG 10/16 RW 24 Kelurahan Pegangsaan Dua Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Baca juga: Sugianto Tewas di Tangan Pembunuh Bayaran
Sebelumnya, penembakan terhadap Sugiarto terjadi pada Kamis (13/8) lalu. Korban tewas setelah terkena tembakan sebanyak lima kali. Setelah kejadian itu, Polres Metro Jakarta Utara merilis dua skesta yang diduga menjadi eksekutor penembakan.
Sebanyak 12 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengungkap bahwa otak pembunuhan tersebut adalah seorang perempuan berinisial NL, 34, yang merupakan pegawai dari Sugiarto. (OL-14)
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Menurut dia, proses penegakan hukum atas kasus ini yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan langkah positif.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Polisi mengungkap jejak pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Rekaman CCTV menunjukkan aksi dilakukan secara terencana sejak awal.
Polda Metro Jaya identifikasi dua terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, BHC dan MAK. Polisi sebut total pelaku diduga lebih dari 4 orang.
Polisi ungkap identitas eksekutor penyiraman air keras Andrie Yunus (Kontras) berinisial BHC dan MAK lewat rekaman CCTV asli tanpa rekayasa AI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved