Senin 24 Agustus 2020, 06:28 WIB

Libur Panjang, Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh Naik 88%

Antara | Megapolitan
Libur Panjang, Jumlah Penumpang KA Jarak Jauh Naik 88%

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Penumpang menaiki Kereta Api Turangga tujuan Surabaya Gubeng di Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis (20/8/2020)

 

PT KAI Daop 1 Jakarta mengalami peningkatan penumpang sekitar 88 persen saat arus balik masa akhir pekan yang bersamaan dengan libur Tahun Baru Islam 1442 Hijriah usai.
  
"Kini mulai terjadi masa arus kedatangan penumpang kereta api (KA), jumlah penumpang meningkat 88 persen dibandingkan akhir pekan minggu lalu," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, Minggu (23/8) malam.
  
Berdasarkan data penumpang yang masuk, terdapat sekitar 19.857 penumpang KA jarak jauh di area PT KAI Daop 1 Jakarta pada 22 hingga 24 Agustus. Jumlah tersebut meliputi penumpang di Stasiun Karawang, Cikampek, Bekasi, Jatinegara, Gambir dan Pasar Senen. Angka ini mengalami peningkatan dari akhir pekan lalu yakni 15 hingga 17 Agustus dengan total kedatangan penumpang sebanyak 10.586 penumpang.
  
Saat ini, prediksi kedatangan penumpang tertinggi di area Daop 1 Jakarta terjadi pada 24 Agustus yakni sebanyak 9.011 penumpang. Adapun mayoritas KA tersebut ialah kereta-kereta yang berangkat pada 23 Agustus dari sejumlah wilayah di luar area Daop 1 misalnya Jawa Tengah dan Jawa Timur.
  
"Untuk jumlah KA yang datang ke area Daop 1 Jakarta terdapat 39 unit di mana di antaranya ialah 21 KA Stasiun Gambir dan 18 KA tiba di Pasar Senen," ujarnya.
  
Terkait dengan adanya peningkatan penumpang kereta tersebut, PT KAI Daop 1 Jakarta terus konsisten dalam menerapkan prosedur kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran covid-19.

Ia memastikan pengguna kereta api yang tiba adalah penumpang yang sudah mengikuti persyaratan, di antaranya melampirkan surat keterangan tes cepat dan pengecekan suhu tubuh normal yang dilakukan secara berkala sejak dari stasiun keberangkatan baik dari area Jawa Timur, Jawa Tengah atau jarak menengah lainnya termasuk Bandung dan Cirebon. Hal tersebut merupakan standar operasional yang wajib dilakukan untuk keseluruhan pemberangkatan kereta api di semua stasiun.

baca juga: Dua Kereta Api Tujuan Bandung Mulai Beroperasi Senin
  
Selain itu, para pengguna tetap diwajibkan menggunakan pelindung wajah saat tiba di stasiun tujuan dan diimbau untuk memakai baju lengan panjang. Sebagai antisipasi, kata dia, setiap kereta dilengkapi ruang isolasi sementara jika sewaktu-waktu diperjalanan terdapat penumpang dengan suhu tubuh 37,3 derajat Celsius atau lebih,  penumpang dengan kondisi tersebut akan diturunkan di stasiun  terdekat yang memiliki pos kesehatan untuk penanganan lanjutan.
  
"Tidak hanya itu, seluruh area dan perangkat yang rentan disentuh banyak orang dibersihkan menggunakan cairan disinfektan secara rutin setiap 30 menit sekali. Kesiapan penyediaan perangkat pembersih tangan juga dipastikan selalu tersedia," kaya Eva. (OL-3)

Baca Juga

MI/M Irfan

Hari Ini Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 17 Januari 2021, 09:15 WIB
"Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada pagi...
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/

Pencarian CVR Sriwijaya Air Difokuskan

👤 (Faj/J-2) 🕔Minggu 17 Januari 2021, 05:25 WIB
 TIM SAR gabungan saat ini fokus pada pencarian keberadaan kotak hitam dari cockpit voice recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air...
Antara

Tujuh Korban Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifikasi

👤Rahmatul Fajri 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 22:07 WIB
 Pada hari ini, tim DVI mengidentifikasi tujuh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya