Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITMEN menjadikan DKI Jakarta sebagai wilayah zero narkotics atau bebas penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba), diwujudkan Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda) Metro Jaya dengan terus melakukan pemberantasan barang haram tersebut.
Catatan Polda Metro Jaya Menunjukkan sejak awal 2020, ada 2.894 kasus narkotika yang berhasil ditindak di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
"Khusus Polda Metro Jaya selama tahun 2020 dari bulan Januari sampai saat ini ada 2.894 kasus narkotika," ungkap Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (3/8).
Dari ribuan kasus tersebut, Nana menyebut sudah ada 3.586 pelaku tindak pidana narkotika yang ditetapkan sebagai tersangka.
Baca juga : Soal Penambahan Ruas Ganjil Genap, Polisi: Tergantung Situasi
Adapaun barang bukti yang berhasil disita selama delapan bulan terakhir yakni 632 kilogram ganja, 516,85 kilogram, 109.993 butir ekstasi, 92.275 butir pil happy five
"Ini memang cukup besar dan memang tingkat kerawanan peredaran narkoba di DKI khusus wilayah hukum Polda Metro cukup besar," kata Nana.
Teranyar, Nana memimpin konferensi pers pengungkapan narkotika yang dilakukan oleh jajaran Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan. Dalam pengungkapan itu, polisi menyita 160 kilogram ganja dan 131 sabu yang berasal dari jaringan Aceh. (OL-7)
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Menurut dia, proses penegakan hukum atas kasus ini yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan langkah positif.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Polisi mengungkap jejak pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Rekaman CCTV menunjukkan aksi dilakukan secara terencana sejak awal.
Polda Metro Jaya identifikasi dua terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, BHC dan MAK. Polisi sebut total pelaku diduga lebih dari 4 orang.
Polisi ungkap identitas eksekutor penyiraman air keras Andrie Yunus (Kontras) berinisial BHC dan MAK lewat rekaman CCTV asli tanpa rekayasa AI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved