Selasa 07 Juli 2020, 15:31 WIB

Peretas Asal Jogja Raup Untung Miliaran Rupiah

Tri Subarkah | Megapolitan
Peretas Asal Jogja Raup Untung Miliaran Rupiah

MI/Tri Subarkah
Konferensi Pers Penangkapan Peretas situs negara

 

KEPALA Divisi Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono mengungkap Agus Dwi Cahyo, 24, peretas ribuan situs asal Daeah Istimewa Yogyakarta, meraup keuntungan hingga miliaran rupiah. Pasalnya, Agus meminta uang tebusan kepada pemilik agar situsnya kembali normal.

Diketahui, Agus telah meretas sebanyak 1.309 situs. Argo pun memaparkan jika pelaku meminta uang tebusan hingga jutaan rupiah.

"Dari keterangan pelaku ini, rata-rata imbalannya antara Rp2-5 juta. Kalau misalnya 1.309 situ, kita kalikan minimal Rp2 juta saja, ketemunya M (miliaran) juga," ujar Argo di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Selasa (7/7).

Argo menjelaskan modus yang dilakukan Agus adalah dengan mengirim virus ransomeware kepada pemilik situs sehingga tidak dapat mengaksesnya. Situs yang telah diretas oleh Agus nantinya menampilkan gambar-gambar tertentu.

Baca juga: Retas Situs Lembaga Negara, Polisi Tangkap Hacker Asal Jogja

Setelah para korbannya membayar uang tebusan ke pelaku, Argo mengatakan mereka akan mendapatkan kode kunci untuk dapat mengakses situsnya lagi.

"Setelah dikirimkan imbalan uang, dia akan mengirimkan description key, untuk membuka kembali," terangnya.

Sementara itu, polisi menduga ada lebih dari 1.309 situs yang telah diretas oleh Agus. Pasalnya dari hasil pendalaman, lanjut Argo, pelaku juga meretas situs-situs dari luar negeri seperti dari Australia, Portugal, Inggris, dan Amerika Serikat.

"Ini juga kita belum percaya apakah 1.309 akun, ini masih didalami. Nantinya apakah ada jumlah yang lebih? Ini sedang kita dalami kembali," tuturnya.

Situs-situs yang telah diretas Agus merupakan situs milik lembaga negara, lembaga pendidikan, maupun jurnal ilmiah. Beberapa di antaranya adalah Badilum Mahkamah Agung, AMIK Indramayu, Pengadilan Negeri Sleman, Universitas Airlangga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Lapas 1 Muara Enin.

Agus ditangkap di kediamannya di Sleman, Yogyakarta, pada Kamis (2/7) atas dasar tiga laporan polisi. Polisi menyita barang bukti berupa sebuah KTP, sebuah kartu ATM, dua unit ponsel, satu CPU dan monitor, sebuah router, tiga unit hard disk, dan dua buah sim card.

Adapun pasal yang dikenakan terhadap Agus adalah Pasal 27 Ayat (4) Jo Pasal 45 Ayat (4) dan atau Pasal 46 Ayat (1), (2) dan (3) Jo Pasal 30 Ayat (1), (2) dan (3) dan atau Pasal 48 Ayat (1), (2) dan (3) Jo Pasal 32 Ayat (1), (2) dan (3) dan atau Pasal 49 Jo Pasal 33 UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 362 dan atau Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp1 miliar.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/Fauzan

Wagub DKI Harap Kenaikan Tarif Ojek Daring Dongkrak Penumpang Angkutan Umum

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 12:16 WIB
Tarif TransJakarta saat ini untuk satu kali perjalanan sebesar Rp3.500 per penumpang. Karena itu, angkutan umum tersebut akan tetap menjadi...
MI/ Moh Irfan

28 RT Masuk Zona Merah, Wagub DKI Instruksikan Vaksin Booster Capai 100 Persen

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 11:59 WIB
"DKI Jakarta akan terus menggencarkan vaksin ketiga atau booster agar bisa mencapai 100% seperti vaksin yang pertama dan...
Ilustrasi

Petugas PPSU Aniaya Pacar, Anies: Dipecat dan Serahkan ke Pihak Berwajib

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 11:30 WIB
"Hukumannya adalah pemecatan seketika dan diserahkan kepada pihak berwajib," tulis Anies di akun Instagram...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya