Senin 06 Juli 2020, 10:20 WIB

Kasus Kebocoran Data Denny Siregar, Pakar: Berbahaya dan Ilegal

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Kasus Kebocoran Data Denny Siregar, Pakar: Berbahaya dan Ilegal

medcom.id
Ilustrasi peretasan data

 

Kasus kebocoran data kerap terjadi di kalangan masyarakat, tak terkecuali pegiat media sosial Denny Siregar. Da tak terima data pribadinya dibocorkan oleh akun anonim dari media sosial twitter.

Dalam akun @opposite6891, pemilik akun mengunggah foto terkait data-data pribadi Denny Siregar, yaitu nama, alamat, NIK, dan lainnya.

"Kepencet Den @Dennysiregar7 suerr gak sengaja," cuit akun tersebut.

Denny pun membalas bahwa dirinya tak takut soal unggahan tersebut. Ia justru menuntut salah satu provider seluler dan mempertanyakan mengapa data dirinya bisa bocor dari orang lain.

"Saya butuh penjelasan @Telkomsel kenapa data saya bocor dalam waktu 3x24 jam. Kalau tidak ada penjelasan, saya akan gugat ke pengadilan," kata Denny.

Ia juga menyebut berkaca dari kasusnya, data pribadi invidu sangat rentan disadap atau dibocorkan oleh oknum atau pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga: Transjakarta Uji Coba Bus Listrik untuk Angkut Penumpang

Terpisah, ahli digital forensik Ruby Zukri Alamsyah menjelaskan kejadian yang dialami Denny berbahaya dan merupakan tindakan ilegal.

"Ini jelas berbahaya dan ilegal dilakukan, apalagi dilakukan oleh oknum sipil, bukan penegak hukum yang mempunyai wewenang serta melakukannya dengan prosedur yang sesuai ketentuan hukum," ungkap Ruby, Senin (6/7).

Ruby menjelaskan ada dua kemungkinan cara terjadi kebocorannya. Yang pertama ialah oknum tersebut menggunakan akses remote ke server operator seluler secara ilegal. Kedua ialah oknum itu menggunakan kombinasi dari kebocoran-kebocoran data seperti yang ditampilkan di akun twitter @opposite6891.

"Itu dibuat seolah-olah seperti tampilan dari operator seluler. Dua kemungkinan ini dapat dipastikan kebenarannya, bila dilakukan audit investigatif secara ilmiah dan menyeluruh," pungkas Ruby. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Anies: Kapasitas Kantor Non-Esensial Boleh 50%

👤Ant 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 23:50 WIB
Untuk perkantoran sektor esensial kapasitas pegawai WFO ditingkatkan dari 50 persen menjadi 75...
Antara

Libur Maulid 2021TMII Dikunjungi 6.932 Wisatawan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 21:51 WIB
TAMAN Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur dikunjungi sebanyak 6.932 wisatawan saat libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu...
Ist

Anta Ginting Siap Pimpin Kadin Jakarta Timur

👤Widhoroso 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 21:22 WIB
WAKIL Bendahara Umum BPP Hipmi, Anta Ginting menegaskan siap bersaing dalam pemilihan Ketua Kadin Jakarta Timur periode...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya