Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
FRAKSI Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta mengkritisi kebijakan Pemerintah Provinsi DKI guna menerjunkan 5 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengawasi aktivitas masyarakat di pasar selama PSBB.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI August Hamonangan menilai hal itu bukan solusi permanen dan merupakan kebijakan tambal sulam. Terlebih, menurutnya vaksin covid-19 baru tersedia 1-2 tahun mendatang.
"Selama periode pandemi, akan ada gelombang naik-turun kasus covid-19. Oleh karena itu, Pemprov DKI harus menyusun kebijakan yang strategis dan permanen. Saya menilai pengerahan ribuan PNS itu adalah keputusan reaktif yang berisiko tinggi," kata August melalui keterangan tertulis, Minggu (5/7).
Ia menilai, pasar memiliki risiko pemaparan covid-19 yang tinggi. Menerjunkan para ASN ke pasar, sambungnya, harus diimbangi dengan pembekalan protokol khusus yang memadai dan memastikan semuanya dalam kondisi fisik yang pria.
"Tidak bisa asal comot orang lalu dicemplungin begitu saja,” ujarnya.
Menurut August, setiap ASN memiliki kualifikasi di bidangnya masing-masing. Proses rekrutmen dan pendidikan para ASN membuat mereka berkualifikasi di bidang analisis (non-lapangan), maupun pekerjaan lapangan. Keduanya, lanjut August, memiliki keahlian dan tanggung jawab yang sangat berbeda.
Baca juga : Ini Tugas ASN DKI Selama Pantau Pasar
Oleh sebab itu, alih-alih menerjunkan ASN non lapangan ke pasar, ia mendorong agar Pemprov mengoptimalkan peran petugas yang selama ini di lapangan.
"Pemprov DKI harus mengoptimalkan peran para petugas lapangan, seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Jika jumlahnya tidak cukup, Pemprov bisa melibatkan pihak eksternal seperti TNI dan Polri,” paparnya.
Pelibatan pihak eksternal dikatakan August membutuhkan anggaran yang lebih. Padahal, APBD 2020 diperkirakan menyusut 53 persen. Artinya, dari total Rp87,9 triliun, menjadi hanya Rp47 triliun. Atas dasar itu, ia mendorong Pemprov untuk mencairkan anggaran Formula E sebesar Rp560 miliar.
"Uang sebesar itu bisa digunakan untuk keperluan penanganan pandemi covid-19, termasuk untuk pengawasan pasar,” tandas August.
Sebelumnya, sebanyak 5 ribu ASN DKI ditugaskan menjaga 151 pasar untuk megawasi kegiatan masyarakat selama PSBB masa transisi. Hal tersebut sesuai dengan Surat Tugas No 554/081 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Saefullah. (OL-7)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Jelang Natal dan tahun baru, harga cabai merah dan telur di pasar tradisional terus merangkak naik cukup signifikan hingga banyak pembeli mengeluhkan kenaikan itu
Pasar Murah yang dilakukan Pemprov Jatim selama menyasar daerah daerah pinggiran kota yang sangat jauh dari pasar Tradisional, sehingga tidak perlu harus ke Pasar Tradisional.
Pasar tradisional masih menghadapi tantangan besar, tidak hanya soal kesan kumuh, tetapi juga persaingan dengan pasar modern dan e-commerce.
Sebanyak 153 pasar yang dimiliki Jakarta, belum semuanya direvitalisasi
Sebanyak 60 dari 153 pasar tradisional yang dikelola Perumda Pasar Jaya di Jakarta dalam kondisi kumuh dan rawan banjir akibat tak terawat dan kosong
Kenaikan tersebut, banyak dikeluhkan para pembeli termasuk komoditas lain ikut merangkak naik seperti sayuran, cabai merah, bawang putih, bawang merah dan lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved