Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KABID Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus meminta masyarakat untuk tidak lagi menyebarkan video rekaman mantan karyawan Starbucks yang diduga melakukan pelecehan seksual.
"Bagi pelaku yang merekam dan menyebarkan tentu ini telah melanggar akan kami kenakan juga Pasal UU ITE," ujarnya dalam keterangan, Jumat (3/7/2020).
Baca juga: Pelecehan Seksual di Starbucks Karena Iseng
Ia menambahkan, pihak yang merasa menjadi korban dari tindakan mengintip payudara melalui kamera CCTV dapat melaporkan tindakan pelaku ke kepolisian.
"Bagi masyarakat yang merasa dirugikan agar melapor ke kantor polisi. Kami akan tindaklanjuti," terangnya.
Di sisi lain, Senior General Manager PR & Communications PT Sari Coffee Indonesia, Andrea Siahaan, mengatakan telah mengeluarkan karyawan tersebut dari tempatnya bekerja. Pihaknya merasa sangat tidak nyaman setelah mengetahui adanya insiden di dalam area gerai tersebut.
"Perilaku tersebut di luar norma-norma yang sangat kami junjung. Kami menerapkan standar yang tinggi agar setiap pelanggan di seluruh gerai merasa nyaman dan aman," jelasnya saat dihubungi.
Pihaknya pun memastikan kejadian tersebut tidak akan terjadi kembali dengan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh karyawan.
"Kami telah menindaklanjuti dan memastikan hal ini tidak akan terulang kembali dan dari kejadian ini pihak Polsek telah datang untuk klarifikasi semua informasi atas kejadian tersebut," ungkapnya.
Sebelumnya, Kapolsek Tanjung Priok Jakarta Utara Komisaris Budi Cahyono mengatakan peristiwa itu terjadi di Sunter.
Baca juga: 1 Eks Pegawai Starbucks Ditetapkan Jadi Tersangka
"Iya sudah dicek kejadiannya di Mal Sunter. Yang bersangkutan sudah dikeluarkan. Tapi kalau laporan belum ada. Kalau ada akan kami proses," tukasnya ketika dihubungi, Kamis (3/7/2020).
Untuk diketahui, beredar video di media sosial yang memperlihatkan karyawan gerai kopi ternama tersebut mengintip payudara pelanggannya melalui kamera CCTV. Dalam video tersebut pelaku sengaja membesarkan gambar yang diakhiri dengan gelak tawa. (Sru/A-3)
Peneliti Universitas Airlangga mengembangkan turunan pinostrobin dari temu kunci yang berpotensi lebih efektif dan aman untuk terapi kanker payudara.
Dari studi tersebut, terdapat beberapa temuan utama terkait faktor gaya hidup setelah diagnosis kanker payudara dan pengaruhnya terhadap peluang kesembuhan ataupun kelangsungan hidup
Berdasarkan studi terkini, jumlah kasus kanker di tanah air diprediksi meningkat hingga lebih dari 70% pada 2050 jika upaya preventif dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini.
Studi terbaru The Lancet Oncology mengungkap ketimpangan tragis, angka kematian kanker payudara turun di negara maju, namun melonjak hampir 100% di negara miskin.
DIREKTUR Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) , Siti Nadia Tarmizi, memaparkan urgensi perbaikan sistem deteksi dini kanker payudara.
Kanker payudara masih jadi kasus tertinggi pada perempuan. Simak 8 langkah alami berbasis bukti ilmiah untuk menurunkan risiko, mulai dari olahraga hingga deteksi dini rutin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved