Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
OMBUDSMAN perwakilan Jakarta Raya menilai tepat langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi hingga 16 Juli mendatang. Menurut Kepala Ombudsman Jakarta Teguh P Nugroho, Jakarta belum waktunya masuk ke fase nomral baru melihat tren penularan Covid-19 di ibu kota.
Teguh pun memberikan catatan penting bagi Pemprov DKI Jakarta agar selama PSBB Transisi melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas di pasar tradisional. Hal itu karena berdasarkan tes usap (swab test) beberapa pedagang pasar diketahui positif Covid-19. Menurutnya perlu ada prosedur ketat dalam aktivitas di pasar, seperti pembatasan jumlah pengunjung.
"Jadi jumlah pengunjung diperketat. Misalnya dengan membuat ketentuan bahwa yang masuk pasar hanyalah satu orang kepala keluarga atau perwakilan. Ini bisa dibuktikan dengan KTP dan KK seperti yang sudah diterapkan di Malaysia. Ini efektif membatasi pengunjung ke pasar," ujar Teguh saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (2/7).
Selain itu, jajaran Perumda Pasar Jaya harusnya bisa memberikan marka antara penjual dan pembeli serta pedagang dengan pedagang sehingga tercipta physical distancing satu sama lain.
Baca juga : DKI Larang Pemotongan Hewan Kurban di Wilayah Zona Merah
"Pintu keluar masuk pasar juga dibuat satu-satu agar memudah pengawasan," tegasnya.
Teguh juga menyayangkan ganjil genap kios ditiadakan. Pengetatan pengunjung juga seharusnya dibarengi dengan pembatasan jumlah pedagang.
"Ganjil genap harusnya dilanjutkan karena jumlah pedagang juga harus dibatasi," pungkas Teguh.(OL-7)
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved