Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI menyampaikan pagu anggaran yang dibutuhkan selama 2021 mencapai Rp100.500.151.565.
"Ditetapkan pagu indikatif Polri 2021 sebesar Rp100.500.151.565," kata Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Gatot Eddy dalam rapat kerja bersama Komisi III di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6).
Baca juga: Kebijakan Terkait Covid-19 Diambil dengan Pertimbangan Matang
Mantan Kapolda Metro Jaya itu menyampaikan, sebelumnya Polri mengajukan anggaran 2021 sebanyak Rp125.959.231.687. Namun, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hanya menyetujui Rp100.500.151.565.
"Berkurang sebesar Rp25.459.080.122 atau 20,21% dari usulan kebutuhan anggaran Polri 2021," ungkap dia.
Baca juga: Istana Akui Kekurangan Anggaran Hadapi Covid-19
Gatot menjelaskan, anggaran sebesar Rp100 triliun lebih itu kemudian dibagi ke tiga program belanja. Yakni, belanja pegawai (Rp53.977.635.143), barang (Rp28.220.591.137), dan modal (Rp18.301.925.285).
Selain itu, Gatot menjelaskan sumber anggaran berasal dari beberapa bentuk. Di antaranya, rupiah murni; Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP); pinjaman dan hibah luar negeri; dan lain sebagainya. (X-15)
Kemenkeu mencatat penerimaan bea cukai Rp44,9 triliun hingga Februari 2026, terkontraksi 14,7% dibanding tahun lalu. Ini penyebabnya.
EKONOM PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang memberikan catatan terkait kinerja anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per Februari 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) masih di bawah asumsi yang ditetapkan APBN 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran negara untuk memenuhi kebutuhan BBM subsidi masih mencukupi.
Ia menyebutkan, hal itu pasti akan mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Jika harga minyak menembus angka 120 dolar AS per barel, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan bisa melebar hingga 3,6%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved