Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH DKI Jakarta memastikan hak keuangan untuk tenaga harian atau Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) seperti petugas prasarana dan sarana umum (PPSU) tidak akan dipotong.
"Non PNS kita PPSU, pasukan biru, pasukan hijau, pasukan putih, pasukan oranye, pasukan yang tata air, itu tidak ada yang dipotong. Kenapa? Karena acuannya adalah upah minimum walaupun yang punya skill ada rumusnya," tegas Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah saat dikonfirmasi, Minggu (31/5).
Menurutnya ada beberapa PJLP yang memang memiliki keahlian khusus di bidangnya dan sangat dibutuhkan sehingga hak keuangannya tidak dipotong. Ia mencontohkan kemampuan alat berat yang dimiliki PJLP atau tenaga ahli di UPT Pengelolaan Sampah Terpadu Bantargebang.
"Sesuai koefisien karena ada operator alat berat yang ada di Bantargebang itu kan resiko tinggi perlu skill, itu ada koefisiennya. Mereka itu semua enggak dipotong karena identik dengan padat karya," ujar Saefullah
Baca juga :Sekda Tegaskan Gaji TGUPP Ikut Dirasionalisasi
Ia menjamin anggaran yang saat ini ada akan diterima oleh masyarakat dalam bentuk pelayanan publik.
Selain itu, adanya rasionalisasi pada TKD PNS maupun hak keuangan TGUPP dialihkan untuk bantuan sosial. Penundaan TKD PNS dan hak keuangan TGUPP juga disebabkan keuangan Pemprov DKI yang tidak mencukupi dampak dari penurunan pendapatan.
Pemprov DKI akhirnya harus memprioritaskan anggaran untuk tetap membagikan bantuan sosial dalam bentuk transfer uang tunai seperti KJP, KJP Plus, Kartu Jakarta Lansia, dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Diharapkan dengan tetap disalurkannya bantuan sosial berupa transfer dana tersebut, kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dan ada perputaran ekonomi di masyarakat.
"Uang APBD diberikan kepada masyarakat di seluruh wilayah DKI diterima dan mereka akan belanja kebutuhan di masyarakat sehingga ada putaran ekonomi. Jadi PNS supaya bisa menahan diri," ungkapnya. (OL-2)
Letaknya yang strategis di samping JIS menjadikannya salah satu titik potensial untuk pengembangan wisata urban di Jakarta Utara.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selaku pemegang saham mayoritas melakukan perubahan pada susunan Dewan Komisaris Transjakarta
Pemprov DKI Jakarta terapkan WFH dan PJJ akibat cuaca ekstrem Januari 2026. Simak durasi kebijakan dan aturan lengkap dari Gubernur Pramono Anung.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengimbau pekerja swasta dan aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta menerapkan work from home atau bekerja dari rumah akibat cuaca ekstrem yang melanda DKI
Dinas Bina Marga sebenarnya sudah mengenal dan mulai menggunakan material beton porus maupun aspal porus yang memiliki kemampuan menyerap air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved