Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta memberikan teguran kepada pihak manajemen McD Sarinah. Ini terkait adanya kerumunan warga, didepan tempat makan tersebut pada Minggu malam (10/5) sebelum tempat makan cepat saji itu ditutup.
Seperti diketahui, selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB), warga dilarang berkerumun dengan alasan apapun. Hal ini untuk mencegah penularan Covid-19.
"Kami menegur keras, dalam artian kita menegur ke pihak penyelenggara kegiatan itu. Karena seharusnya enggak perlu lagi ada kegiatan-kegiatan yang sifatnya seremonial. Apalagi itu kan di pinggir jalan," jelas Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin saat dihubungi, Jakarta, Senin (11/5),
Arifin membenarkan bahwa kedatangan warga ke depan gedung McD Sarinah untuk mengucapkan perpisahan dan rasa terima kasih kepada manajemen tempat makan tersebut. Gerai makanan dari Amerika Serikat yang berdiri sejak 30 tahun di mal pertama di Jakarta itu ditutup permanen.
Baca juga: Satpol PP: Kerumunan di McD Sarinah Langsung Dibubarkan
Penutupan itu atas permintaan manajemen Gedung Sarinah tertanggal 30 April karena alasan renovasi dan perubahan strategi bisnis.
"Kemarin itu hari terakhir mereka beroperasi, terakhir buka. Mereka mengadakan semacam kegiatan closing. Nah, ketika closing itu mereka enggak banyak (datang) tapi karena itu di jalan, sehingga orang ikut berkerumun. Muncul lah di video dan viral," jelas Arifin.
Satpol PP pun mengaku tidak mengetahui lebih dulu adanya kerumunan di depan McD Sarinah. Pihaknya langsung ke lokasi ketika mendapat pengaduan tersebut. Sekitar 50 orang lebih warga datang. Sebagian dari mereka terlihat membawa lilin.
"Itu kan enggak lama (seremonial perpisahan) langsung dibubarkan," pungkas Arifin. (A-2)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved