Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYALURAN bantuan sosial (bansos) pada tahap dua nantinya dipastikan tidak ada peretail yang dilibatkan seperti pada distribusi bansos tahap 1. Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arif Nasruddin mengatakan pihaknya akan mengerjakan pendistribusian dan pengepakan paket bansos sendirian.
"Nggak, kita independen," kata Arif, Rabu (6/5).
Baca juga: Perumda Pasar Jaya Jamin Distribusi Bansos Tahap 2 tidak Molor
Arif mengungkapkan pada distribusi bansos tahap 1 harus menggandeng peretail karena perintah untuk mendistribusikan bansos datang mendadak dari Pemprov DKI.
Ia mengatakan baru mendapat arahan pada 8 April. Sementara, pada 9 April sudah harus mendistribusikan 10 ribu paket bansos di Kelurahan Penjaringan dan seterusnya ditarget selesai mendistribusikan 1,2 juta paket bansos kepada 1,2 juta KK pada 24 April.
"Karena saat itu kita sedang kondisi emergency. Harus melakukan pemenuhan sebanyak 1,2 juta KK. Kita tidak cuma minta bantuan retail tapi juga koperasi dan beberapa lembaga, Agrinas," tutur Arif.
Akibat perintah yang mendadak itu, Perumda Pasar Jaya pun tidak mampu mencapai target. Pendistribusian bansos baru selesai pada 25 April.
Sementara itu, Arif menjamin di pendistribusian bansos tahap 2 selama perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak akan meleset dari target waktu yang ditentukan. Sebab, saat ini Perumda Pasar Jaya memiliki waktu persiapan yang lebih lama. Selain itu, Perumda Pasar Jaya juga sudah mempelajari startegi untuk bisa membagikan bansos secara efisien.
"Saat ini kita waktunya lebih lama, Pas pertama itu kita mendadak dan belum kenal medan, Kita cukup kesulitan mendeteksi RW-RW di Jakarta. Sehingga nantinya kita harus mematangkan jalur distribusi dan penempatan kendaraannya supaya lebih mudah dan cepat," tukas Arif.
Arif enggan menjelaskan rinci kapan bansos tahap 2 akan dikucurkan. Menurutnya hal tersebut menjadi ranah Pemprov DKI.
Baca juga: Perumda Pasar Jaya Jamin Distribusi Bansos Tahap 2 tidak Molor
Sebelumnya, pada bansos tahap pertama yang berlangsung selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap pertama 10-23 April, Pemprov DKI membagikan 1,2 juta paket bansos kepada 1,2 juta KK. Nilai paket bansos adalah Rp149ribu.
Sementara itu, pada pembagian bansos tahap 2 diperkirakan jumlah penerima akan bertambah menjadi 2juta KK dengan nilai bansos yang juga bertambah. Bansos tahap kedua akan dibagikan menjelang lebaran.(OL-6)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved