Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA April ini, tingkat inflasi di Provinsi DKI Jakarta tetap terjaga. Inflasi IHK DKI Jakarta pada April 2020 tercatat 0,29% (mtm), atau lebih rendah dari inflasi Maret 2020 sebesar 0,33% (mtm).
Perlambatan inflasi berbeda dari pola memasuki Ramadan pada umumnya, yang mengalami kenaikan inflasi. Kelompok transportasi yang biasanya memicu kenaikan inflasi pada masa puasa, selama April tercatat stabil, yakni 0% (mtm).
Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK April 2020 tercatat 1,14% (ytd) atau 3,10% (yoy), tetap mendukung pencapaian sasaran inflasi nasional sebesar 3,0%±1%. Inflasi pada April 2020 didorong kelompok makanan, minuman dan tembakau.
Kelompok tersebut mencatat inflasi sebesar 0,95% (mtm), yang disumbang komoditas bawang merah dan gula pasir, akibat keterbatasan pasokan dari dalam negeri. Namun, laju inflasi dari kelompok ini tertahan penurunan harga pada bawang bombay, cabai merah dan daging ayam ras.
Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Triwulan I 2020 Masih Cukup Kuat
Selain kelompok makanan, minuman,dan Tembakau, inflasi April 2020 juga didorong kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, yang mencatat inflasi sebesar 0,46% (mtm). Penyumbang utama inflasi kelompok ini adalah emas perhiasan, seiring dengan kenaikan harga emas di pasar global.
Penyumbang ketiga terbesar inflasi IHK April 2020 adalah kelompok penyediaan makanan dan minuman yang mencatat inflasi sebesar 0,23% (mtm), meski melambat dari inflasi bulan sebelumnya, yakni 0,76% (mtm).
Tetap terjaganya inflasi Jakarta pada April 2020 didukung koordinasi pengendalian inflasi yang solid. Konsistensi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga, serta koordinasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat melalui TPIP, TPID dan forum lain, terus diperkuat untuk mendukung pengendalian inflasi Jakarta di tengah pandemi.
Untuk mengendalikan inflasi selama Ramadan dan masa pandemi covid-19, terdapat beberapa anjuran untuk masyarakat, yaitu:
Baca juga: Jaga Inflasi, Operasi Pasar Beras Bulog Dinaikkan Dua Kali Lipat
1. Belanja Bijak dan Cerdas, dimana konsumsi yang berlebihan dapat memicu inflasi yang tidak terkendali. Untuk itu masyarakat diharapkan dapat mengatur waktu berbelanja, sehingga tidak menumpuk di bulan Ramadan dan menjelang Lebaran.
2. Tidak Menimbun Barang, menimbun barang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Ekspektasi masyarkat yang beranggapan bahwa setiap menjelang Lebaran harga akan naik, mendorong belanja berlebihan dan juga prilaku menimbun barang. Hal ini pada akhirnya akan mengakibatkan harga barang meningkat.
3. Jangan Takut Kelangkaan Barang, pemerintah menjamin ketersediaan stok barang. Upaya menjaga pasokan barang masyarakat dilakukan oleh Pemprov DKI, baik melalui BUMD pangan dan juga Bulog, untuk memastikan tersedianya kebutuhan masyarakat, serta menjaga kelancaran distribusi barang.
4. Pada masa pandemi covid-19, pembelian barang dapat dilakukan secara online dan juga dapat melakukan pembayaran dengan metode non tunai. BUMD Jakarta seperti PT Food Station, Perumda Pasar Jaya, PD Dharmas Jaya dan juga Bulog Jakarta, telah berinovasi untuk menjual online kebutuhan pokok kepada masyarakat.(OL-11)
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkap pelemahan rupiah dipicu tekanan global dan domestik, dengan modal asing keluar Rp25,1 triliun pada Januari 2026.
Komisi XI DPR RI segera menyelenggarakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon deputi gubernur Bank Indonesia (BI).
Sejumlah ekonom memproyeksikan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2026, Rabu (21/1) siang ini.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah hingga akhir Januari 2026.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved