Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat kenaikan angka jumlah masyarakat yang diminta untuk putar balik oleh polisi karena masih nekat untuk mudik. Sampai pelaksanaan di hari ke-11, sudah lebih dari 11 ribu kendaraan yang diminta berbalik arah oleh petugas di lapangan.
"Total pelanggar mudik sejak hari pertama hingga ke-11 mencapai 11.630," ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo melalui keterangan tertulis, Selasa (5/5).
Berdasarkan data tersebut, terdapat kenaikan jumlah pengemudi yang melakukan pelanggaran pada Senin (4/5) kemarin dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan tersebut paling signifikan terjadi di ruas jalan arteri.
"Kemarin pelanggar di jalan arteri. Jumlahnya 868," ujar Sambodo.
Dari angka tersebut, pelanggaran terbanyak dilakukan oleh mobil pribadi dengan jumlah 380 pelanggaran. Sedangkan pelanggaran yang dilakukan transportasi umum totalnya 214. Sementara itu, pelanggar sepeda motor mencapai 274.
Padahal di hari sebelumnya, tepatnya Minggu (3/5), kendaraan yang diminta berbalik arah berjumlah 636.
Baca juga: Polri: Kejahatan di Jalanan Meningkat Selama Pandemi
Diketahui, pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik dalam rangka Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19. Larangan mudik tersebut dilakukan oleh pihak kepolisian dengan menggelar Operasi Ketupat 2020 yang dimulai lebih awal, yakni sejak Jumat (24/4) lalu hingga H+7 Idul Fitri.
Ditlantas PMJ sendiri sudah membangun 18 pos pengamanan terpadu yang tersebar di dua gerbang tol, yakni Cikarang Barat dan Bitung, serta 16 ruas jalan arteri. Di titik-titik tersebut, pihak kepolisian bersama instansi terkait melakukan penyekatan jalan dan meminta para pemudik untuk memutarbalikan kendaraannya.
Selain membangun 18 pos pengamanan, pihak kepolisian juga mengawasi jalur-jalur tikus yang kemungkinan dimanfaatkan oleh pemudik. Sambodo sendiri kemarin memantau langsung jalur tikus yang berada di Jembatan Siphon Cibeet, penghubung Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang. Menurut Sambodo, pengawasan di sana cukup ketat.
"Jalur tikus cukup ketat, sebelum masuk Karawang mereka di cek suhu. Selain itu, ada portal yang cukup rendah, sehingga kendaraan bus atau minibus nggak bisa lewat," pungkasnya.
Polda Metro Jaya membeberkan kronologi kecelakaan Fortuner vs Agya di Tol Andara. Pengemudi Fortuner diduga ugal-ugalan dan menyalip lewat bahu jalan hingga mobil terguling.
Sebuah mobil taksi daring bernomor polisi B-1276-UNT tercebur ke kolam Bundaran HI pada Rabu (25/3/2026) dini hari. Polisi menyebut kecelakaan dipicu kurangnya kehati-hatian pengemudi
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori.
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Polisi mengungkap motif pembunuhan cucu Mpok Nori di Jakarta Timur. Pelaku, suami siri WNA asal Irak, nekat membunuh karena cemburu.
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
KALANGAN aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Cianjur, Jawa Barat, dilarang menggunakan fasilitas kendaraan dinas untuk keperluan mudik pada Idulfitri 1443 Hijriyah.
Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun mengaku, saat ini harga Tanda Buah Segar (TBS) milik petani sawit sudah anjlok ke Rp1000 akibat kebijakan larangan ekspor.
Budi menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengawasan terhadap operasi angkutan bus maupun travel gelap.
Meski pemerintah sudah mengizinkan diharapkan masyarakat tidak terlalu bereforia mengingat pandemi ini belum usai.
Untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga penyebaran covid-19.
"Kami minta masyarakat bersabar dan tidak mudik Iduladha tahun ini. Lindungi diri, keluarga dan orang di sekitar kita dari bahaya covid-19,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved