Senin 04 Mei 2020, 09:28 WIB

​​​​​​​Anies Minta Guru Buat Terobosan Agar Siswa Tidak Jenuh

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
​​​​​​​Anies Minta Guru Buat Terobosan Agar Siswa Tidak Jenuh

ANTARA/ARIF FIRMANSYAH
Guru SD berkomunikasi dengan siswa saat proses belajar mengajar (PBM) melalui aplikasi media daring dirumahnya di Kelurahan Bubulak, Bogor

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada jajaran guru untuk bisa terus berinovasi dan membuat berbagai terobosan selama proses belajar di rumah atau 'home learning' yang terpaksa harus dilaksanakan selama masa pandemi virus korona.

Hal itu disampaikannya dalam puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui upacara virtual hari ini, Senin (4/5).

Para guru diminta berinovasi dan mulai membiasakan diri dengan teknologi agar para murid tidak jenuh dengan pembiasaan metode baru yang saat ini tengah dilakukan. Menurutnya, belajar di rumah menjadi momen yang bisa dimanfaatkan para guru untuk mempelajari secara lengkap metode-metode baru yang ada.

"Hari ini adalah serba jarak jauh, upacara saja secara digital seperti ini. Karena itu saya ingin meilihat momentum ini untuk sebagai transformasi, bagi pendidik yang tidak akrab dengan teknologi manfaatkan ini sebagai proses belajar yang lengkap. Ini perlu teknik yang berbeda sehingga peserta didik tidak merasa bosan dan tidak merasa kehabisan aktivitas," ungkap Anies, Senin (4/5).

Baca juga: Makna Pendidikan di Balik Logo Hardiknas 2020

Ia mengatakan tantangan teknologi ini memang tidak mudah. Namun, ia menegaskan para guru bisa mencontoh kisah sukses metode home learning yang sudah diterapkan di negara-negara lain. Sebab, pastinya saat ini semua negara yang dilanda wabah pandemi.

"Ini tidak mudah dijalankan, betul-betul menantang. Tapi bukan hanya kita yang mengalami tapi seluruh dunia yang sedang mengalami pandemi, jangan mencoba menyelesaikan masalah sendirian. Lihat praktik-praktik terbaik di negara seluruh dunia ambil yang terbaik, sehingga kita melakukan mencoba untuk mencari solusi sebenarnya termasuk dari sekolah-sekolah yang berhasil memanfaatkan teknologi untuk belajar jarak jauh," tegasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah menutup sekolah dan menerapkan home learning sejak 16 Maret lalu hingga saat ini. Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dimulai pada 10 April dan berakhir pada 23 April lalu juga telah diperpanjang hingga 22 Mei.

Dalam upacara virtual melalui zoom tersebut dihadiri pula oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (A-2)

 

Baca Juga

DOK/KEDUBES UNI EROPA

Uni Eropa Promosikan Kuliner Khasnya di Indonesia

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 19 Mei 2022, 22:10 WIB
Program promosi ini merupakan hasil kolaborasi dengan salah satu unit bisnis HERO Group, Hero Supermarket di...
DOK Sinar Mas Land.

YMSML Salurkan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada Beranda Yatim dan Dhuafa

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 21:42 WIB
Para anak yatim dan kaum dhuafa di Beranda Yatim dan Dhuafa Indonesia Timur akan terbantu dengan kehadiran wakaf...
MI/andri Widiyanto

Ada Pelonggaran Protokol Kesehatan, Penumpang TransJakarta Tetap Wajib Bermasker

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 19 Mei 2022, 20:47 WIB
TransJakarta beroperasi dengan kapasitas normal dengan penerapan prokes sesuai aturan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya