Sabtu 02 Mei 2020, 19:24 WIB

Makna Pendidikan di Balik Logo Hardiknas 2020

mediaindonesia.com | Humaniora
Makna Pendidikan di Balik Logo Hardiknas 2020

DOK KEMENDIKBUD
Logo Hari Pendidikan Nasional 2020

 

Logo berbentuk bintang ini melambangkan semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) melahirkan generasi yang berprestasi.

Hardiknas tahun 2020 kembali diperingati. Meski dengan suasana yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hardiknas tetap dilakukan dengan menggelar upacara bendera secara terpusat dan terbatas di lapangan kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Sabtu (2/5/2020).

Tema pada peringatan Hardiknas tahun ini adalah 'Belajar dari Covid 19'. Sementara logo yang digunakan adalah logo berbentuk bintang yang menggambarkan makna khusus.

Logo tersebut berwarna gradasi biru, hijau, dan kuning. Seperti dikutip dari dari akun resmi Instagram Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud, logo Hardiknas ini memancarkan semangat yang begitu nyata. Konsep warna gradasi merujuk pada semangat kreativitas dan inovasi generasi muda dalam memaksimalkan potensinya.

Bintang, Keceriaan dan Pena
Disebutkan pula bahwa logo Hardiknas dibentuk berdasarkan tiga elemen yakni bintang, keceriaan, dan pena. Bintang menggambarkan semangat Hardiknas untuk melahirkan generasi Indonesia yang unggul, cerdas, dan berkarakter.

“Dengan garis luwes menggambarkan semangat adaptif dan tangguh menghadapi perubahan zaman yang kian dinamis,” demikian yang tertulis dalam keterangan foto di akun Instagram Ditjen GTK Kemendikbud.

Sedangkan, keceriaan menggambarkan suasana pendidikan Indonesia yang menggembirakan, gotong royong, serta partisipasi publik.

Sementara itu, pena yang tergambar dalam logo Hardiknas mencerminkan proses pendidikan sebagai proses penciptaan karya yang memerlukan perpaduan holistik antara kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual.

Cerminkan Nilai Ki Hajar Dewantara
Perpaduan ketiga elemen ini selaras dengan nilai yang ditanamkan Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara. Sosok Ki Hajar Dewantara dikenal karena perjuangannya untuk hak memperoleh pendidikan bagi kaum pribumi saat zaman penjajahan Belanda. Dirinya bahkan mendirikan perguruan Taman Siswa bagi pribumi.

Semboyannya tetap diindahkan oleh kalangan pendidikan Indonesia hingga saat ini. Secara utuh, semboyan itu berbunyi 'Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani'. Semboyan berbahasa Jawa ini memiliki arti 'di depan memberi contoh, di tengah memberi
semangat, di belakang memberi dorongan'.

Berkat perjuangannya, hari lahirnya diperingati sebagai Hardiknas setiap 2 Mei. (RO/OL-10)

Baca Juga

covid19.go.id/Riset MI-NRC

Pola Hidup Baru Turunkan Penularan Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:47 WIB
Data terbaru pasien sembuh dari covid- 19 bertambah lagi 252 orang sehingga total pasien sembuh menjadi...
MI/BARY FATHAHILAH

Kemenag Beri Wewenang kepada Kecamatan

👤Ifa/Ins/JS/X-11 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 05:30 WIB
Kebijakan itu akan dievaluasi setiap bulan terkait dengan situasi pandemi. Bila ada rumah ibadah di sebuah kecamatan tapi sering digunakan...
Dok Instagram @armandmaulana04

Armand Maulana Hibur Tenaga Medis

👤MI 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 04:10 WIB
PENYANYI Armand Maulana, 49, telah menjalankan beragam aksi sosial selama pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya