Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat sebanyak 543 perusahaan di DKI Jakarta telah melanggar aturan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Seluruh perusahaan dilaporkan masih nekat beroperasi di tengah pandemi covid-19. Padahal, sektor usaha yang dijalankan di luar pengecualian.
Ketua Gugus Tugas, Doni Monardo, mengungkapkan, dari 543 perusahaan yang melanggar, sebanyak 76 perusahaan disegel untuk sementara waktu. Perusahaan juga mendapat peringatan berupa surat teguran.
Baca juga: Anies: Penerapan PSBB, Jakarta Harus Jadi Rujukan
"Ini adalah langkah penegakan hukum. Mudah-mudahan langkah tegas Gugus Tugas dapat memberikan efek positif. Kita harap kasus positif semakin turun," ujar Doni seusai mengikuti rapat internal, Senin (27/4).
Lebih lanjut, dia mengatakan perkembangan kasus covid-19 di Ibu Kota mulai menunjukkan pergerakan ke arah yang positif.
"Dari perkembangan terakhir, kasus positif mengalami pelambatan yang pesat. Saat ini, telah mengalami flat. Kita doakan semoga tidak terlalu banyak kasus positif baru. PSBB telah berjalan dengan baik," pungkas Doni.(OL-11)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved