Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan turut serta menjaga perbatasan DKI bersama aparat Polri dan TNI sebagai implementasi instruksi larangan mudik yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo.
Kepala Bidang Pengendalian Operasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta Edy Sufaat mengatakan pihaknya menempatkan personel di dua titik pintu tol. Dua titik pintu tol itu, yakni Gerbang Tol Cibitung km 26 dan Gerbang Tol Cikarang Barat 3.
Mereka akan bekerja selama 24 jam yang dibagi dalam tiga shift. "Ada empat personel tiap titik di tiap shift. Kita ada tiga shift untuk jaga 24 jam," kata Edy, Jumat (24/4).
Personel Dishub DKI akan bersama dengan aparat Polri untuk menghalau bus-bus antar kota antar provinsi (AKAP), kendaraan pribadi, dan angkutan travel untuk mengantar pemudik.
Baca juga: Media Korut tetap Bungkam Tentang Keberadaan Kim Jong-un
Selain mengawasi pintu tol, Dishub DKI juga mengawasi stasiun-stasiun KA Jarak Jauh dan stasiun KRL Commuter Line. Ada enam stasiun yang diawasi, yaitu Stasiun Kota, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Gambir, Stasiun Senen, Stasiun Manggarai, Stasiun Cawang Atas, dan Stasiun Jatinegara.
"Meski saat ini sudah tidak ada pemberangkatan KA Jarak Jauh karena larangan mudik sudah berlaku, kami tetap berjaga di sana. Hanya mungkin personel tidak banyak," paparnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan instruksi untuk melarang warga di zona merah covid-19 untuk mudik. Warga juga dilarang mudik ke daerah zona merah covid-19.
Kementerian Perhubungan menerbitkan Permenhub No. 25 tahun 2020 untuk mengatur teknis larangan mudik tersebut. (OL-14)
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
BNPB memprediksi cuaca di Indonesia didominasi hujan ringan hingga sedang dalam tiga hari ke depan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang selama mudik Lebaran.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa pemudik yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan sakit kepala hebat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved