Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelontorkan anggaran sebesar Rp54 miliar untuk membiayai kegiatan penanggulangan virus korona atau COVID-19. Anggaran tersebut berasal dari belanja tidak terduga atau BTT 2020 yang berjumlah Rp188 miliar.
Menurut Ketua Tim Tanggap COVID-19 DKI, Catur Laswanto, anggaran penanggulangan virus korona tidak dialokasikan pada APBD 2020.
"Anggaran ini diperlukan agar Dinas Kesehatan betul-betul melaksanakan tugasnya. Perkembangan COVID-19 ini dari waktu ke waktu berjalan sangat cepat," kata Catur saat konferensi pers di Gedung Balai Kota Jakarta, Selasa (10/3).
Baca juga: Waspada Korona, Trans-Jakarta Siapkan Hand Sanitizer di 80 Halte
Anggaran sebesar Rp54 miliar itu digunakan untuk pelaksanaan tugas kesehatan misalnya pembelian alat pelindung diri (APD), aspek klinis pelayanan dalam gedung dan lainnya.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah DKI, Edi Sumantri mengatakan pengeluaran anggaran untuk penanggulangan virus korona berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. PP tersebut memungkinkan anggaran belanja tidak terduga digunakan untuk kejadian di luar perkiraan seperti kasus mewabahnya virus menular.
"Dari anggaran tersedia mengalokasikan Rp54 miliar untuk penanganan korona di Dinas Kesehatan dan disalurkan dalam waktu dekat ini," kata Edi.
Pemprov DKI disebut mengadakan pertemuan dengan stakeholder, khususnya dari kalangan profesional, yaitu dokter paru Indonesia, ahli epidemiologi dan Ikatan Dokter Indonesia. Pertemuan tersebut untuk memberikan masukan pada Pemprov DKI dalam menangani virus korona. (OL-14)
Gubernur Pramono Anung menerbitkan surat edaran agar warga DKI Jakarta melapor ke RT/RW atau kelurahan sebelum mudik Lebaran.
Penataan ini mencakup perbaikan badan jalan, trotoar, hingga sistem drainase guna mengantisipasi genangan air.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi izin lapangan padel menyusul keluhan warga soal kebisingan. Pramono Anung siap beri sanksi tegas jika melanggar aturan.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved