Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Fraksi PDIP DPRD Jakarta Gembong Warsono menilai antisipasi banjir Jakarta pada Selasa (25/2) tidak maksimal. Apalagi, area banjir semakin meluas.
Ia menyebut, umumnya, banjir dialami warga di area dataran rendah, pemukiman padat, atau bantaran sungai. Tahun ini, kawasan elite seperti Menteng pun ikut kebanjiran.
"Banjirnya sekarang sudah naik kelas," ujar dia saat dihubungi, Jumat (28/2).
Baca juga: MRT Bangun Penahan Banjir di Pintu Masuk Empat Stasiun
Gembong juga menilai antisipasi banjir tidak maksimal. Seharusnya, setelah banjir pada 1 Januari 2020 lalu, Pemprov DKI lebih sigap dalam menghadapi banjir.
"Tapi hari-hari ini masih kita dengar ada pompa yang mati misalkan, kan itu harusnya sudah tidak boleh lagi seperti itu," imbuh dia.
Apalagi hujan pada Senin (24/2) malam adalah hujan lokal. Jadi, seharusnya lebih mudah diantisipasi dengan pompa air.
"Bagaimana kalau tiga kategori banjir numpuk jadi satu. Banjir rob, banjir kiriman, dan banjir lokal, mau jadi apa Jakarta?" tanya dia.
Dengan situasi seperti itu, Gembong menilai istilah banjir 5 tahunan sudah tidak berlaku lagi di Jakarta. Pasalnya, sudah enam kali banjir sejak awal 2020.
Per Februari 2020, Jakarta sudah enam kali kebanjiran. Bencana tersebut terjadi pada 1 Januari, 18 Januari, 24 Januari, 2 Februari, 23 Februari, dan 25 Februari. (OL-1)
KAI Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan-Sragi tepatnya di KM 88.
Dinas Bina Marga sebenarnya sudah mengenal dan mulai menggunakan material beton porus maupun aspal porus yang memiliki kemampuan menyerap air.
Penutupan aktivitas tambang emas rakyat dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta melaporkan adanya genangan banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota pada Kamis (22/1) pagi.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved