Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat menggelar apel gabungan bersama Empat Pilar yang dilanjutkan operasi cipta kondusif antisipasi gangguan kamtibmas, Sabtu (22/02) malam.
Apel gabungan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kebon Jeruk Kompol R Sigit Kumono, yang turut dihadiri oleh Danramil 05/KJ Kapten Cpl R. Edy Moerdoko, Camat Kebon Jeruk Saumun Hasan S. Sos Kapolsubsektor Sukabumi Selatan Iptu Suharmanto, Kapolsubsektor Budiraya Iptu Budi Sayekti, Manpol PP Kebon Jeruk Yudistira, Ketua Citra Bhayangkara Kebon Jeruk Cucup Subhi.
Kompol Sigit menyampaikan arahan, "Alhamdulillah sampai saat ini giat rutin melaksanakan apel bersama Empat Pilar yaitu Koramil, Polsek, Satpol PP, dan unsur Masyarakat. Tiga Pilar tidak akan mampu tanpa dukungan dari masyarakat untuk mengendalikan keamanan wilayah."
Baca juga: Tujuh Pembacok 4 Orang dalam Semalam di Bekasi Ditangkap
"Saya bersama Danramil dan Camat mengucapkan terima kasih walau situasi hujan kita masih melaksanakan apel gabungan ini demi keamanan dan ketertiban wilayah di malam minggu ini," ucap Sigit.
Kegiatan apel malam minggu cipta kondisi merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap malam minggu. Tujuan ialah mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya. Operasi tersebut juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Kegiatan rutin ini (juga) untuk mendekatkan diri pada masyarakat, sehingga masyarakat merasa aman," ungkapnya. (A-2)
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved