Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya mengungkap peredaran narkoba jenis happy five (H-5) yang diimpor dari Taiwan. Narkoba sebanyak 38.400 butir tersebut rencananya akan diedarkan saat Hari Valentine, 14 Februari.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, happy five tersebut akan diedarkan di tempat hiburan di Jakarta tapi usaha tersebut digagalkan Polri.
"Keterangan awal tersangka mau didistribusikan saat Hari Valentine. Rencananya mau diedarkan di tempat hiburan di Jakarta," ujarnya.
Dalam keterangan persnya, Yusri mengungkapkan pelaku E mencoba mengelabui aparat dengan membungkus narkoba tersebut seperti permen untuk hadiah Hari Valentine. Terdangwa E diketahui sudah dua kali menerima kiriman barang tersebut.
Baca juga: Otak Pembobol Rekening Ilham Bintang Pemain Lama
"Iya dia membungkusnya seperti permen tapi akhirnya informasi adanya kiriman barang haram ini masuk melalui Pos Indonesia pada Januari 2020," imbuhnya, Kamis (6/1).
Tersangka E akhirnya diringkus pada awal Februari di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Hingga kini, polisi masih memburu buron yang mengirim barang kepada E. Tersangka E dikenakan Pasal 62 UU RI nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika dan terancam hukuman 15 tahun penjara.
"Sementara masih kami dalami untuk cari siapa yang mengirimkan. Pengakuan dia, dia hanya disuruh dengan upah Rp50 juta untuk dua paket ini. Nantinya ini akan ada yang mengambil," tukasnya. (OL-1)
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved