Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan enggan memberikan komentar perihal penunjukkan Direktur Utama PT Transjakarta Donny Andy S Saragih yang dinilai Ombudsman sebagai maladministrasi.
Donny diduga melakukan penipuan. Hal itu disampaikan Kepala Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Teguh Nugroho.
"Nanti, nanti, siang nanti," kata Anies kepada wartawan di Gedung Balai Kota Jakarta, Senin (27/1).
Donny diangkat sebagai direktur utama menggantikan Agung Wicaksono yang mengundurkan diri pada Kamis (23/1) lalu.
Diketahui, pada putusan Mahkamah Agung 13 Februari 2019 lalu, Donny masih berstatus terdakwa kasus penipuan. Dalam putusan kasasi, Hakim Agung menyatakan Donny dan terdakwa lainnya, Porman Tambunan, memutuskan bersalah dengan memperberat hukuman selama dua tahun. Sebelumnya, Pengadilan Tinggi memvonis mereka berdua satu tahun penjara.
Baca juga: Baru Tiga Hari Menjabat, Dirut Transjakarta Dicopot
Adapun kasus yang menjerat Donny saat menjabat sebagai Direktur Operasi PT Eka Lokasari Lorena Transport Tbk pada 2017. Keduanya didakwa menipu Direktur Lorena Transport, Gusti Terkelon Soerbakti.
Pihak Lorena diminta Porman untuk menyerahkan US$250 ribu untuk menyelesaikan pelanggaran perdagangan saham yang terjadi di perusahaan otobus itu.
Soerbakti pun menuruti permintaan Porman. Dia menyerahkan uang tersebut secara bertahap yakni sebesar US$170 ribu lebih dulu. Donny dan Porman melaporkan kepada Soerbakti, uang tersebut telah diserahkan ke OJK.
Soerbakti pun melaporkan kasus ini ke polisi. Pada 24 November 2017, Kepolisian Resor Jakarta Pusat membekuk Donny dan Porman.(OL-5)
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved