Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menerapkan pembebasan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) bagi pembelian kendaraan bermotor bertenaga listrik.
Kebijakan ini dituangkan ke dalam Peraturan Gubernur No 3 tahun 2020. Meski dibebaskan dari BBNKB, pemilik kendaraan tetap harus membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan.
"Iya hanya BBNKB. Untuk tarif PKB tetap harus dibayarkan," ungkap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota, Kamis (23/1).
Kendaraan bermotor bertenaga listrik juga masih harus dikenakan tarif pajak progresif. Pajak ini dikenakan apabila kendaraan bermotor bertenaga listrik termasuk kendaraan kedua, ketiga, dan seterusnya dari pemilik kendaraan.
Syafrin menyebut Pemprov DKI tidak khawatir dengan menurunnya potensi pendapatan dari sektor pajak BBNKB. Sebab, tujuan dibebaskannya pembelian kendaraan bermotor bertenaga listrik dari BBNKB adalah untuk mendongkrak pemakaian energi terbarukan. Diharapkan semakin banyak warga tertarik membeli kendaraan bertenaga listrik maka polusi udara semakin berkurang.
"Karena berdasarkan data kami itu sekitar 75% polusi udara dari kendaraan bermotor. Artinya untuk menjadikan Jakartakota yang sustainable meningkat kita harus mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan secara masif," tegasnya.
Saat ini pengguna kendaraan bertenaga listrik untuk kendaraan pribadi baru delapan unit. Sementara untuk kendaraan umum baru 30 unit terdiri dari 25 unit angkutan reguler dan lima unit angkutan premium.(OL-4)
Perbaikan jalan harus dilakukan secara cepat, responsif, dan menyeluruh, dengan menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Kehadiran JIS yang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi mulai dari KRL hingga Trans-Jakarta menjadi modal kuat bagi Jakarta Utara untuk tumbuh sebagai kawasan masa depan.
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PETUGAS gabungan melakukan Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan menyebarkan bahan semai sebanyak 8 kuintal Kalsium Oksida (CaO), Jumat (23/1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved