Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERATURAN daerah (Perda) Yang mengatur kepemilikan garasi bagi pemilik mobil dianggap belum perlu diterapkan di Kota Bekasi.
Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairuman J Putro, saat menanggapi spanduk viral di Kota Bekasi di wilayah RW 22, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara.
“Tidak selamanya Perda daerah lain, kita jiplak dan bisa diterapkan untuk Kota Bekasi,” ungkap Choiruman, Minggu (19/1).
Choiruman menyampaikan, kehadiran Perda soal Garasi di Depok dibentuk lantaran masyarakat di wilayah tersebut mengeluhkan banyak mobil parkir sembarangan. Atas hal demikian, muncul keresahan masyarakat.
“Kalau seperti itu mungkin dibutuhkan. Tapi kalau masyarakat memang membutuhkan dan mengganggu, perlu dibuatkan Perdanya,” lanjutnya.
Baca juga : Aturan Wajib Garasi Mobil di Depok
Soal spanduk imbauan yang dipasang Pengurus RW 022, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara nyatanya bisa menyelesaikan masalah tersebut. Sedangkan, aturan daerah dibutuhkan apabila warga setempat tidak menghiraukan imbauan spanduk tersebut.
Perda soal garasi adalah revisi Perda Kota Depok Nomor 2 Tahun 2012 tentang kepemilikan garasi bagi pemilik mobil di kota itu. Perda itu diresmikan dan akan diimplementasikan 2 tahun mendatang. Denda administratif untuk pelanggar perda itu maksimal Rp2 juta.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, spanduk bertuliskan “Siapkan Garasinya Dulu Baru Beli Mobil, Jalan Kampung Adalah Milik Warga Bro, Bukan Garasi Mobil Pribadimu, Jangan Rampas Hak Jalan Untuk Orang Lain” mendadak ramai dibicarakan.
Memang benar, kini jalan tersebut bersih dari kendaraan roda empat.
Dedi menjelaskan, spanduk itu memang sengaja dipasang di 14 titik dari 12 RT yang ada di wilayah RW 22.
Baca juga : Dishub DKI Kaji Aturan Larangan Mobil tanpa Garasi
“Sudah dipasang sejak tiga bulan lalu, Oktober 2019 lah. Karena memang banyak mobil parkir di jalan. Warga yang mau lewat jadi terganggu,” jelas Ketua RW 022, Dedi Haryadi.
Sebelum dipasang spanduk, kata dia, pihaknya telah memberikan selebaran surat kepada warganya agar tidak memarkirkan kendaraan di jalan. Namun, selebaran edaran itu tak dipedulikan. Padahal, jalan lingkungan hanya selebar 3,5 meter.
“Dilihat secara kasat mata, kebijakan ini berhasil. Tidak ada mobil lagi yang terparkir di jalanan seperti dulu, meskipun rata-rata warga memiliki lebih dari satu mobil,” tandas dia. (OL-7)
Pemerintah Kota Kendari mengusulkan perbaikan sebanyak 1.200 unit rumah tidak layak huni.
Memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan menjadi kunci utama agar perjalanan mudik berlangsung tenang dan nyaman.
FENOMENA Generasi Z atau Gen Z lebih memilih menyewa rumah daripada membeli rumah atau properti. Merepons hal itu Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah mengatakan hal serupa terjadi di banyak negara
Selain berdampak pada aspek sosial, sektor perumahan juga dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Temukan panduan lengkap tentang rumah. Mulai dari definisi, fungsi vital, ragam gaya arsitektur, hingga tips cerdas membeli hunian impian Anda di sini.
Temukan panduan lengkap mengenai rumah, mulai dari fungsi, tren desain terkini, hingga tips cerdas membeli hunian impian bagi keluarga Anda di sini.
Pembunuhan ini dipicu oleh penolakan korban untuk terlibat dalam rencana pencurian barang milik majikan mereka.
Polda Metro Jaya ungkap motif pembunuhan AH yang jasadnya disimpan dalam freezer di Bekasi. Pelaku DS dan S nekat membunuh karena korban menolak diajak merampok majikan.
Polda Metro Jaya tangkap dua rekan kerja yang membunuh dan memutilasi AH di dalam freezer kios ayam geprek Bekasi. Motif pelaku karena korban menolak diajak merampok majikan.
Korban diketahui bernama Pak Bedul, 45, seorang pekerja lepas di kios tersebut yang juga merangkap sebagai petugas keamanan ruko setempat.
RATUSAN anak muda dari berbagai latar belakang keyakinan menggelar aksi sosial bertajuk "Bagi-Bagi 2.000 Takjil Gratis" di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 120 penerima manfaat dan turut dihadiri oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja yang juga berprofesi sebagai dokter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved