Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
USAI diguyur hujan sejak Sabtu (18/1) pukul 01.00 WIB, sejumlah genangan air dan banjir kembali muncul di beberapa titik di wilayah ibu kota Jakarta.
Warga mulai melaporkan hal tersebut melalui sosial media twitter dengan menautkan kepada akun twitter resmi Ditlantas Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro. Laporan adanya genangan itu khususnya terpantau di kawasan Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.
Seperti di kawasan Jakarta Pusat, genangan di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Jendral Sudirman (bawah susun Semanggi) terpantau sejak pukul 06.49 WIB.
"Genangan air di Jalan Jendral Sudirman (Kolong Semanggi), pengguna jalan agar waspada dan hati- hati," cuit akun @TMCPoldaMetro.
Untuk banjir di Jakarta Pusat, terpantau terjadi Jalan Pulo Gundul, Tanah Tinggi pada pukul 06.54 WIB berdasarkan laporan masyarakat @taufiqmasri yang disampaikan ulang oleh TMC Polda Metro Jaya.
Baca juga: Hujan 11 Januari Berpotensi Timbulkan Genangan
Selanjutnya untuk wilayah Jakarta Barat, di Jalan Pos Pengumben, Sukabumi Utara terpantau genangan air mulai menguasai jalan raya pada pukul 07.02 WIB.
Genangan lainnya terpantau di Simpang Slipi mengarah ke Slipi Jaya dengan ketinggian 20 sentimeter. Genangan terbaru terpantau di Jalan Tanjung Duren, meski demikian kendaraan masih dapat melintas dengan pengaturan yang dilakukan petugas kepolisian di lapangan.
Bergeser ke Jakarta Selatan, genangan pertama kali terpantau terjadi di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, pada pukul 06.07 WIB, motor dan mobil pun masih dapat melintasi kawasan tersebut.
Pada pukul 06.45 WIB genangan juga terpantau menguasai jalan di depan Universitas Atmajaya yang mengarah ke Semanggi. Berlanjut ke Jakarta Timur, terpantau genangan berada di depan Ramayana mengarah ke PGC Cililitan dan masih dapat dilewati kendaraan.
Untuk banjir terpantau di Jalan Sutomo, Cawang UKI, Jakarta Timur pada pukul 06. 53 WIB dengan ketinggian 30 sentimeter.
Genangan juga terpantau di wilayah Jakarta Utara, tepatnya di Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading dan masih dapat dilewati kendaraan pada pukul 07.15 WIB.
Sejak pukul 01.00 WIB, Jakarta diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Kilat dan petir juga terlihat serta terdengar intens.
Meski demikian, prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika dalam situs bmkg.go.id memperkirakan pada siang hari hujan hanya akan mengguyur Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.(Ins/OL-5)
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah hingga akhir Januari 2026.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved