Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta akan mengevaluasi kondisi pompa-pompa yang ada. Hal ini merupakan bagian dari antisipasi menghadapi cuaca hujan ekstrem yang diprediksi oleh BMKG akan turun sepekan ke depan.
Sekretaris Dinas SDA DKI Dudi Gardesi menyebut evaluasi ini berdasarkan kondisi banjir yang meluluhlantakkan Jakarta pada 1 Januari. Menurutnya, kondisi rumah pompa di Jakarta sudah cukup memprihatinkan karena sekitar 50 pompa terendam banjir.
"Kita akan lihat lagi kondisi pompa-pompa kita. Kita akan evaluasi. Saya baru enam bulan dan baru terinformasi kondisi-kondisi pompa kita, saya masih harus pelajari semuanya," ungkap Dudi saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (8/1).
Selain itu, ada pula pompa-pompa yang sudah berusia tua. Menurutnya, meskipun pompa-pompa tersebut sudah tua, tetapi masih bisa dioperasikan.
"Yang tua-tua itu juga masih ada. Masih bagus digunakan tapi untuk pemanasannya lama, dan tahu sendiri ya kalau diibaratkan mobil, sudah tua ya baru digunakan sebentar sudah panas," terangnya.
Baca juga: Dipanggil Polisi, Anak Buah Anies: Pompa Air Sengaja Dimatikan
Upaya lainnya untuk mengantisipasi curah hujan ekstrem yakni memperbaiki pompa-pompa yang rusak. Selain itu, ia juga akan menyiagakan pompa-pompa mobile di lokasi rumah pompa yang rawan terendam banjir.
"Yang pasti kita gandeng ATPM untuk segera perbaiki pompa yang rusak. Kalau untuk meninggikan rumah pompa yang terendam banjir itu tidak mudah," tuturnya.
Sementara itu, soal kemungkinan pengadaan pompa baru untuk menggantikan pompa tua, pihaknya tidak bisa sembarang melakukan tender. Pompa bukan lah mesin yang mudah dibuat.
Dalam pengadaan, pihaknya harus menentukan spesifikasi detail disesuaikan dengan karakteristik wilayah serta kemampuan mesin yang diinginkan.
"Ga gampang. Paling cepat empat bulan. Kan mesinnya harus spesifik, mau yang bisa menyedot dengan kapasitas berapa. Tapi kemungkinan itu ada," tukasnya.(OL-5)
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Polisi menyelidiki kasus pencurian kabel pompa penanganan banjir di Kali Sekretaris, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang terjadi pada Rabu.
Desa Nansean yang dikelilingi perbukitan selama ini menghadapi kesulitan besar dalam memperoleh air bersih.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, menyebut telah mengerahkan seluruh pompa yang dimiliki untuk mempercepat penyurutan air banjir
Seratus lebih mesin pompa air baik permanen maupun portable dengan kapasitas besar, diharapkan dapat beroperasi secara maksimal saat terjadi hujan lebat dan ada gejala banjir.
Banjir sebelumnya merendam jalur Pantura Kaligawe-Terboyo, Kota Semarang juga mulai surut sehingga membuat arus lalu lintas di ruas jalan nasional itu kembali lancar.
Hal itu burtujuan untuk menciptakan solusi berkelanjutan terkait distribusi air bersih yang tetap stabil utamanya di wilayah-wilayah dengan tekanan air rendah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved