Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menggelar acara nikah massal sebagai salah satu rangkaian acara pergantian tahun baru. Sekertaris Daerah DKI, Saefullah, memaparkan sudah mengantongi lebih dari 600 pasangan.
"Peserta 631 pasang. Dengan rincian yang isbat (pengesahan) nikah itu ada 490 dan yang nikah massal ada 141," kata Saefullah di Balaikota, Jumat (20/12).
Lebih lanjut, Saefullah mengatakan setiap pasangan akan dibebaskan biaya nikah. Selain itu, mereka juga akan diberikan uang mahar sebesar Rp1 juta.
"Peserta nikah massal masing-masing gratis biaya nikah langsung dapat surat nikahnya, kita kasih juga uang mahar 1 juta dan bingkisan pernikahan," terang Saefullah.
Peserta isbat nikah juga akan digratiskan biaya sidang di pengadilan agama. Seperti halnya peserta nikah massal, Saefullh juga menyebut pasangan isbat nikah juga akan diberikan uang kondangan senilai 1 juta dan bingkisan pernikahan.
Saefullah mengklaim tidak ada anggaran yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI dalam acara tersebut. Biaya dan uang mahar peserta isbat dan nikah massal berasal dari kantong Baznas dan Bazis DKI Jakarta.
"Kalau nikah massal itu sudah saya sampaikan berapa ratus pasang ada uang maharnya, ada pengganti ke pengadilan agama, souvenir, itu dari Baznas dan Bazis DKI," pungkas Saefullah.
Untuk diketahui, acara nikah massal tersebut akan dilaksanakan pada 31 Agustus 2019 pada pukul 19.00 WIB. Rencananya, Dishub DKI Jakarta kan menerapkan rekyasa lalu lintas terkait acara tersebut.
"Akan dilakukan penutupan jalan di Jalan Merdeka Selatan mulai pukul 16.00 - 23.00 WIB, terhadap kendaraan peserta nikah massal akan diarahkan ke Pintu Tenggara Monas, dekat Gambir," terang Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub DKI Edi Sufaat. (OL-4)
Selain kemandirian finansial, standar sosial di Indonesia juga turut memperberat pertimbangan generasi muda untuk menikah.
Konsep yang selama ini identik dengan skala besar dan format konvensional mulai bergeser menuju pernikahan yang lebih terkurasi, berskala kecil, dan menekankan kualitas pengalaman.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Dalam keluarga dengan tingkat literasi rendah mengenai pendidikan dan kesehatan reproduksi, pernikahan dini sering kali dianggap sebagai solusi instan menuju kedewasaan.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
MENGANGKAT tagline “Get Wedding Soon”, Golden Tulip Wedding Showcase 2026 akan menghadirkan inspirasi bagi calon pengantin yang ingin menggelar pernikahan bernuansa Glamour.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved