Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
USAI menyelesaikan rapat pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Plafon Prioritas APBD Sementara (KUAPPAS) 2020, Komisi D DPRD DKI Jakarta memangkas anggaran hingga sebesar Rp1,3 triliun.
Pemangkasan itu berdasarkan hasil pembahasan serta penyisiran bersama mitra Komisi D yang membidangi pembangunan infrastruktur serta lingkungan hidup.
Total ada enam dinas dan satu biro yang bermitra dengan Komisi D dengan total anggaran yang disepakati mencapai Rp16,5 triliun. Semula anggaran yang diajukan SKPD tersebut mencapai Rp17,8 triliun.
"Ada enam dinas dan satu biro. Satu biro anggaran cuma Rp1,2 miliar. Yang lainnya total Rp17,8 trilun diefisiensi menjadi Rp16,5 triliun," kata Ketua Komisi D Ida Mahmudah di Jakarta, Selasa (12/11).
Baca juga: Anggaran Pembangunan Trotoar 2020 Dipangkas Rp204 Miliar
Salah satu anggaran yang dipangkas adalah pembangunan pipanisasi untuk mendistribusikan air curah dari Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Jatiluhur 1 dari semula diajukan Dinas Sumber Daya Air senilai Rp495 miliar menjadi Rp168 miliar.
Kedua adalah anggaran pembangunan trotoar di Dinas Bina Marga dari Rp1,2 triliun dipangkas menjadi Rp1 triliun.
Ada pula anggaran untuk konsultan perencanaan revitalisasi Taman Margasatwa Ragunan senilai Rp55 miliar menjadi Rp4,4 miliar. Juga anggaran kajian Intermediate Treatment Facility (ITF) dari Rp10 miliar menjadi Rp6 miliar.
Ida menyebut hasil pembahasan itu akan dibawa ke pembahasan selanjutnya dalam forum Badan Anggaran (Banggar).
"Kami tinggal dikompilasi di Bappeda akan diberikan ke Banggar besar. Di sana akan rapat kembali disetujui atau tidak. Di Banggar ada anggota masing-masing komisi. Di Banggar, semua komponen akan dibuka tergantung dari kita gimana argumentasinya. Jangan orang udah rapat berhari-hari tiba-tiba diubah Banggar. Saya punya kewajiban mempertahankan apa yang sudah ditetapkan di komisi," tandasnya. (OL-2)
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved