Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta akan semakin masif membangun trotoar. Tidak hanya memperbaiki trotoar tetapi trotoar yang ada juga diperlebar dengan mengambil lajur jalan kendaraan bermotor.
Metode itu menggunakan sistem konsistensi jalur. Ia menyebut sengaja memperlebar trotoar dan mengurangi lajur kendaraan bermotor karena ingin mendorong warga menggunakan angkutan umum.
"Ya. Memang kita sengaja. Kita ingin warga menggunakan angkutan umum. Pribadi tidak dilarang. Tapi pasti akan kena macet. Kalau mau nyaman dan cepat, naik angkutan umum," ungkapnya di Balai Kota, Selasa (15/10).
Metode konsistensi jalur ini dengan mengambil mayoritas lajur jalan yang tersedia dalam suatu jalan. Ia menyebut konsistensi lajur jalan di Jakarta masih banyak yang kurang.
Baca juga: Anies: Pembangunan Jakarta Baru Capai 40%
Dalam satu jalan yang sama masih ada jalan yang memiliki jumlah lajur yang berbeda di beberapa titik. Hal inilah yang menyebabkan kemacetan kerap terjadi.
"Jadi jalan ada yang dua lajur, lalu tiga lajur, lalu dua lajur lagi. Ini jadi bottle neck yang membuat macet. Atau di lajur ketiga dijadikan tempat parkir. Ini yang mau kita kurangi. Kita konsistenkan lajurnya dengan ambil mayoritasnya," kata Anies.
Ia pun menyebut dalam pembangunan trotoar memang kerap akan terjadi kemacetan. Namun, hal itu tidak bisa dihindari demi perbaikan infrastruktur. Oleh karenanya, ia berharap masyarakat maklum dengan hal itu.
Sementara itu, dalam dua tahun nasa jabatannya, Anies menyebut telah membangun 134 km trotoar atau 44,4% dari target 300 km di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. Tahun depan ditargetkan ada 47 km lagi trotoar yang bisa selesai dibangun. (OL-2)
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved