Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai NasDem Nova Harivan Paloh mendorong adanya transparansi kinerja Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).
Hal itu menyusul rencana Pemprov DKI untuk menaikkan anggaran TGUPP tahun depan dari semula Rp18,99 miliar menjadi Rp21 miliar. Nova menyebut harus ada parameter penilaian yang jelas jika gubernur ingin keningkatkan anggaran TGUPP.
"Sekarang parameternya apa untuk bisa dikatakan TGUPP itu layak mendapat kenaikan anggaran? Apalagi soal kinerja mereka kan nggak tahu apa saja yang dihasilkan selama ini. Boleh dibilang tidak ada transparansi apa saja yang sudah mereka hasilkan selama ini," kata Nova saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (17/9).
Nova lebih lanjut menegaskan gubernur maupun TGUPP harus bersikap transparan terkait capaian kinerjanya. Sebagai tim yang memberikan rekomendasi kepada gubernur sebelum memutuskan kebijakan, Nova mendorong agar TGUPP membuka apa saja kontribusi yang sudah diberikan.
Baca juga : DPRD DKI Kecam Kenaikan Anggaran TGUPP
"Jadi buka saja kepada media apa saja yang selama ini dihasilkan. Saya mau tahu apa kebijakan gubernur selama ini ada dari tangan mereka atau ternyata inisiatif SKPD. Contoh Kartu Lansia Jakarta itu ide siapa, lalu penataan PKL di trotoar nanti ide siapa," ungkapnya.
Nova pun berpendapat saat ini melihat kondisi kebijakan yang dikeluarkan Pemprov DKI belum berjalan baik sehingga kenaikan anggaran TGUPP belum diperlukan.
Oleh sebab itu, ia berharap rencana kenaikan anggaran TGUPP tersebut bisa ditinjau ulang.
"Saya melihat selama ini kontribusinya TGUPP belum berjalan baik," ujarnya.(OL-7)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved