Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pencari suaka masih bertahan di gedung eks Kodim Kalideres, Jakarta Barat, hingga Senin (2/11). Padahal, aliran listrik dan air bersih sudah dimatikan sejak dua hari lalu.
"Listrik sudah mati 24 jam, sejak dua hari. Sebelum ini dari 15 hari yang lalu sudah mati, adanya malam doang. Kalau siang tidak ada," ujar salah seorang pengungsi asal Afghanistan Hasan Nazari, 31.
Menurut Hasan, jumlah pencari suaka di pengungsian tersebut sekitar 500 orang. Mayoritas berasal dari Afghanistan. Jumlah tersebut telah berkurang karena sebagian besar pencari suaka telah dipindahkan ke daerah Tebet, Jakarta Selatan.
Baca juga: DKI Serahkan Nasib Pencari Suaka ke Pemerintah Pusat
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai pemilik aset gedung eks Kodim Kalideres telah memutuskan pencari suaka untuk meninggalkan bangunan tersebut, Minggu (31/9).
Hasan mengaku dirinya dan para pencari suaka lain masih bertahan di pengungsian karena merasa dibohongi UNHCR. Menurutnya, jumlah bantuan yang diberikan oleh UNHCR terlalu kecil.
"Uang makan dan jajan itu cuma satu juta buat satu orang, tapi tidak ada tempat tinggal. Karena itu yang sisanya masih bertahan di sini, sudah tau itu UNHCR bohong," pungkasnya.(OL-5)
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Letaknya yang strategis di samping JIS menjadikannya salah satu titik potensial untuk pengembangan wisata urban di Jakarta Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved