Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pencari suaka masih bertahan di gedung eks Kodim Kalideres, Jakarta Barat, hingga Senin (2/11). Padahal, aliran listrik dan air bersih sudah dimatikan sejak dua hari lalu.
"Listrik sudah mati 24 jam, sejak dua hari. Sebelum ini dari 15 hari yang lalu sudah mati, adanya malam doang. Kalau siang tidak ada," ujar salah seorang pengungsi asal Afghanistan Hasan Nazari, 31.
Menurut Hasan, jumlah pencari suaka di pengungsian tersebut sekitar 500 orang. Mayoritas berasal dari Afghanistan. Jumlah tersebut telah berkurang karena sebagian besar pencari suaka telah dipindahkan ke daerah Tebet, Jakarta Selatan.
Baca juga: DKI Serahkan Nasib Pencari Suaka ke Pemerintah Pusat
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai pemilik aset gedung eks Kodim Kalideres telah memutuskan pencari suaka untuk meninggalkan bangunan tersebut, Minggu (31/9).
Hasan mengaku dirinya dan para pencari suaka lain masih bertahan di pengungsian karena merasa dibohongi UNHCR. Menurutnya, jumlah bantuan yang diberikan oleh UNHCR terlalu kecil.
"Uang makan dan jajan itu cuma satu juta buat satu orang, tapi tidak ada tempat tinggal. Karena itu yang sisanya masih bertahan di sini, sudah tau itu UNHCR bohong," pungkasnya.(OL-5)
Ia mengakui capaian tersebut masih jauh dari ketentuan ideal. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan porsi RTH Jakarta dapat mencapai 30% pada 2045.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
Dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Jakarta Nomor 44 Tahun 2025 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2026, anggaran subsidi untuk Transjakarta ditetapkan Rp3,75 triliun.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved