Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KABID Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pihaknya masih berkonsentrasi melakukan evakuasi korban kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, yang terjadi Senin (2/9).
"Petugas di sana konsentrasi kepada para korban. Para korban akan kita evakuasi," kata Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Bandung, Senin (2/9).
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Cipularang, 6 Tewas
Kecelakaan maut di Tol Cipularang tersebut melibatkan sekitar 10 kendaraan rusak dan sekitar enam orang tewas. Namun, pihak kepolisian hingga kini belum menyampaikan secara rinci jumlah kendaraan rusak dan korban akibat kecelakaan tersebut.
"Jadi kita belum punya data valid, (Korban) dibawa ke sejumlah rumah sakit," ujarnya.
Akibat kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, saat ini petugas Jasa Marga dibantu pihak lain seperti kepolisian fokus pada evakuasi korban serta kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Tol Cipularang untuk membuka lajur agar bisa dilewati kendaraan.(OL-5)
Kecelakaan yang melibatkan dua armada bus Transjakarta di jalur layang Koridor 13, ruas Swadarma arah Cipulir, pada Senin (23/2), mengakibatkan 23 penumpang mengalami luka ringan.
Dua kecelakaan laut terjadi di NTT (18/2). Seorang pemancing di Maumere ditemukan meninggal dunia, sementara tiga nelayan di Rote Ndao berhasil diselamatkan Tim SAR.
DINAS Perhubungan atau Dishub Karawang, Jawa Barat, berikut kronologi Dishub Karawang menutup akses ke jalan raya Tanggul Rawagabus setelah terjadi kecelakaan maut
Diduga karena kurangnya kehati-hatian pengemudi, bus hilang kendali dan menabrak bagian belakang truk yang berada tepat di depannya.
PT Transjakarta menyampaikan belasungkawa atas insiden kecelakaan di Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan.
Sebanyak 200 pohon perindang di ring road Bantul masuk kategori berbahaya dan prioritas ditebang, terutama jenis munggur yang mudah patah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved