Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA waktu lalu langit Jakarta tampak terlihat biru cerah tidak seperti biasanya. Cerahnya langit Jakarta sendiri belum berarti bebas dari polusi karena masih banyak polutan yang mengendap.
Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia Bondan Andriyanu menjelaskan, langit yang terlihat biru bisa saja dikarenakan adanya angin kencang yang menyapu karbon dioksida (CO2).
Kondisi itu menurutnya hanya beberapa jam saja dan tidak menyebabkan semua polutan tersapu dari udara Jakarta.
Pada hari ini kualitas udara Jakarta tercatat di angka 165, artinya Ibu Kota masuk kategori merah atau kualitas udara yang tidak sehat.
Walaupun sempat turun hujan lokal pada Senin (26/8) lalu sekitar pukul 14.00-15.00 WIB dan Selasa sekitar pukul 00.00-02.00 WIB. yang disertai angin kencang, tidak mengubah banyak kualitas udara Jakarta.
Baca juga : Sempat Diguyur Hujan, Kualitas Jakarta Pagi Ini Tetap tidak Sehat
"Ketika angin tinggi itu tidak menyapu semua polutan, jadi ketika udara Jakarta dikatakan bersih kita bicara dua hal, bisa jadi rata-rata harian tinggi," kata Bondan saat agenda Citizen Law Suit Polusi Udara di Rooftop YLBHI DKI Jakarta, Rabu (28/8).
Rata-rata harian tinggi ialah ketika pagi hari kualitas udara yang tinggi, tetapi sore harinya mulai bersih, tetap terhitung buruk.
"Karena baku mutunya harian dan tahunan, memang perhitungan setiap jam tidak ada. Padahal pentingnya perhitungan setiap jam ialah untuk mitigasi proteksi kita. Itu saja setiap 10 menit kita menghirup udara ada pembengkakan arteri," jelas Bondan.
"Semakin banyak waktu kondisi udara di sebarkan ke masyarakat maka semakin baik masyarakat mengetahui kondisi udara sejak dini," jelasnya.
Dengan kualitas udara Jakarta seperti ini maka dapat mengakibatkan gangguan pada paru-paru dan jantung, terutama pada kelompok sensitif dengan risiko tinggi, Selain itu ibu hamil terancam melahirkan anaknya dalam kondisi sungsang. (OL-7)
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Satelit Sentinel-4 milik ESA berhasil mengirimkan citra pertama yang memetakan polusi udara di Eropa dan Afrika Utara. Misi ini akan memantau kualitas udara setiap jam.
Penelitian terbaru menemukan awan di Samudra Atlantik dan Pasifik kini makin redup akibat udara yang lebih bersih.
Polusi udara dan asap rokok merupakan dua faktor lingkungan yang kerap diabaikan, padahal keduanya memiliki dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PETUGAS gabungan melakukan Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan menyebarkan bahan semai sebanyak 8 kuintal Kalsium Oksida (CaO), Jumat (23/1)
Pemprov DKI Jakarta terapkan WFH dan PJJ akibat cuaca ekstrem Januari 2026. Simak durasi kebijakan dan aturan lengkap dari Gubernur Pramono Anung.
DI tengah harga daging sapi yang naik di sejumlah pasar tradisional, Perumda Dharma Jaya menegaskan akan menjaga keterjangkauan daging sapi bagi masyarakat Jakarta.
Pelajari cara efektif menghindari titik banjir di Jakarta. Dari daftar ruas jalan rawan hingga aplikasi pantau real-time untuk perjalanan aman.
OMC menjadi salah satu langkah mitigasi nonstruktural Pemprov DKI untuk mengurangi potensi hujan ekstrem yang dapat memicu banjir dan genangan, terutama di wilayah padat dan rawan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved