Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH kelurahan di Kota Depok, Jawa Barat, mengalami kekeringan akibat dampak dari musim kemarau. Sejak tiga pekan lalu, sumur gali dan sumur bor warga kering. Bahkan, di beberapa kelurahan sudah tidak keluar air sama sekali.
Di Jalan Saidun RT 001, 002, 003, 004 RW 04, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) terpaksa meminta air ke Palang Merah Indonesia ( PMI) Kota Depok karena sumur pompa di rumah mereka sudah tidak meneteskan air.
"Kami terpaksa meminta air bersih ke PMI Kota Depok," kata Miroh, warga Rt 001 RW 04 Kelurahan Meruyung, Sabtu (24/8).
Di RT 004 RW 002 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, juga demikian dilanda kekeringan. Sumur gali dan sumur bor warga tersebut tidak mengeluarkan setetes pun air.
Di RW 004 RW 02, ada ratusan rumah tangga sudah kekeringan sumur gali dan bor sejak tiga pekan. Para warga mengeluhkan air di rumahnya. Padahal, biasanya normal, tetapi kini tidak ada sama sekali.
Baca juga: Dampak Kekeringan, Warga Ibu Kota Mulai Beli Air Bersih
"Dipancing-pancing juga airnya tidak bisa keluar," ujar Danudi Amin, Sabtu.
Di lokasi terpisah, Saputra, warga Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, menyebutkan, warga yang bermukim di sekitaran kolam renang wisata Pasir Putih juga sudah mengalami kekeringan.
"Iya daerah situ sudah kering, lumayan banyak juga,” terangnya
Masyarakat Kelurahan Pasir Putih, sambungnya, dua pekan terakhir ini mulai merasakan kekeringan sumur gali dan bor.
"Karena dari sumur gali dan bor tak keluar air. Warga pun terpaksa menggunakan air galon isi ulang untuk kebutuhan untuk beruwudu dan memasak, bahkan mandi. Jadi setiap hari saya beli air isi ulang 5-7 galon. Harganya Rp5 ribu per galon," imbuhnya. (OL-1)
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved