Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS Sub Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur membutuhkan waktu paling cepat sembilan jam untuk memastikan api yang membakar gudang plastik di Jalan Asem Ciracas padam.
"Paling sekitar setengah jam atau satu jam ke depan kita bisa pastikan api benar-benar padam," kata petugas piket Sub Dinas Damkar Jakarta Timur, Fajar, saat dimintai konfirmasi di Jakarta, Minggu (11/8).
Menurut Fajar, sebanyak 28 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) sejak laporan diterima pukul 13.17 WIB.
Petugas di lapangan membutuhkan waktu panjang pemadaman karena material plastik sangat mudah terbakar di tengah embusan angin yang cukup kencang.
Hingga pukul 20.30 WIB, petugas telah mengerahkan total 28 unit armada pemadam dari sebelumnya berjumlah 20 unit.
Baca juga: Kemenhub Cari Solusi Taksi Online Bisa Masuk Jalur Ganjil-Genap
Fajar memastikan kobaran api saat ini sudah berhasil dikendalikan. Petugas di TKP sedang fokus pada proses pendinginan area yang terbakar.
"Sekarang sedang dalam tahap pendinginan, tapi bara api masih tampak di balik tumpukan plastik. Itu pun hanya beberapa titik saja," ujar Fajar.
Titik api berada di bagian belakang bangunan berwarna hijau di atas lahan sekitar 300 meter persegi di Jalan Asem Ciracas, RT03 RW04, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Kobaran api berhasil dikendalikan petugas sejak Minggu sore hingga tidak meluas ke area pemukiman penduduk di sekitarnya.
Hingga tenggat penayangan berita, petugas belum menginformasikan timbulnya korban dari kejadian itu. (OL-1)
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved