Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN ribu pohon mangrove di pesisir utara Kabupaten Bekasi terancam akibar terkena tumpahan minyak di area lepas pantai Pertamina Hulu Energi di Blok Offshore Nort West Java.
Sebab, lokasi pantai pesisir utara Kabupaten Bekasi hanya berjarak dua kilometer dadi Pantai Utara Jawa.
“Hampir lebih dari 300 ribu pohon mangrove di hutan bakau di pesisir pantai Utara ikut terdampak dari tumpahan minyak Pertamina,” ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Alipbata, Sonaji, Rabu (7/8).
Sonaji mengatakan, pihaknya sudah meninjau langsung lokasi mangrove di Pantai Muara Bungin dan Pantai Beting, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong. Batang pohon mangrove ditemukan dalam kondisi sobek, terkelupas, hingga melepuh terkena panas minyak.
Sementara daun mangrove tersebut menjadi layu dan mengering. Pasalnya saat malam hari air pasang sehingga daun mangrove seluruhnya terendam air laut yang telah terkontaminasi tumpahan minyak itu.
“Kami meminta kepada pihak berwenang terkait untuk segera menyelesaikan persoalan ini. Kami sedih karena kami ikut menanamnya juga dulu, karena sebagian pohon itu atau 59.597 di antaranya merupakan sumbangan CSR perusahaan dan relawan selama empat tahun terakhir yang dipercayakan kepada kami,” kata Sonaji.
Baca juga: Penanganan Tumpahan Minyak Pertamina Diambil Alih Pusat
Dia juga menambahkan selain berdampak pada kelangsungan hidup hutan mangrove, insiden tumpahan minyak itu juga mengakibatkan penurunan hasil tangkapan serta penjualan nelayan setempat.Bibit udang maupun benih ikan di tambak ikut mati.
“Hasil tangkapan nelayan turun 90% pas dijual harganya ikut anjlok karena terkena isu ikan beracun,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, imbas minyak tumpah tersebut sedikitnya ada 120 warga pesisir yang terkena penyakit gatal-gatal dan sesak napas akibat bau menyengat. Ia menilai warga amat dirugikan karena masalah tumpahan minyak.
“Kami berharap warga yang dirugikan segera menerima kompensasi dari Pertamina, sebab hingga kini bentuk kompensasi dari pemerintah belum dilakukan, padahal warga Karawang sudah,” tegasnya. (A-4)
Para peserta Mangrove Impact Fellowship tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung aplikasi teknologi dalam konservasi melalui peluncuran Platform Mandara milik KLHK.
Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) menggelar rakornas Kelompok Kerja Mangrove Daerah 2026.
Kementerian Kehutanan resmi meluncurkan Platform Mangrove Data Nusantara (Mandara) sebagai sistem integrasi data mangrove nasional.
Hingga tahun 2025, capaian rehabilitasi mangrove M4CR di Provinsi Kalimantan Utara seluas 6.543 hektare.
Upaya menjaga keberlanjutan hutan dan mangrove Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan aparatur negara.
Upaya pemulihan lingkungan pesisir di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai menunjukkan hasil konkret.
Tim DRRC Universitas Indonesia menyebut faktor alam, khususnya aktivitas endogen, diduga kuat menjadi penyebab kebocoran pipa.
TUMPAHAN minyak di sekitar areal Pelabuhan Laut Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menghawatirkan.
Penjaga Pantai Filipina mempersiapkan penempatan penghalang terapung dan selang penyedot untuk menangani tumpahan minyak dan mencegahnya mencapai ibu kota, Manila.
Sebuah video yang viral di media sosial pada hari Sabtu (27/4) menunjukkan tumpahan minyak mentah, terutama Crude Palm Oil (CPO), yang mengapung di Sungai Cempaga, Kalimantan Tengah.
Fokus utama dalam kegiatan Marpolex ini adalah latihan menguji dan mengevaluasi prosedur penanggulangan tumpahan minyak dalam skala lokal, regional, dan nasional.
Insiden tumpahan minyak yang terjadi belasan tahun lalu, mengakibatkan dampak serius terhadap lingkungan, ekologi, hingga kesehatan di wilayah pesisir dan laut Timor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved