Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN meter persegi lahan di Islamic Center Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, bakal dibongkar. Sebab, lahan tersebut masuk trase pembangunan Tol Layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).
Berdasarkan data yang diperoleh, diprediksi total luas lahan Islamic Center Kota Bekasi yang masuk dalam trase pembangunan Becakayu seluas 5.000 meter persegi. Di dalam lahan tersebut sudah berdiri bangunan rumah imam masjid, dan gedung pra-sekolah. Seluruh bangunan itu berdiri persis di bawah sempadan tol.
"Alhamdulilah, untuk bangunan masjid tidak kena pembongkaran. Hanya kena dibagian dapur dan rumah Imam masjid saja," kata Ketua Yayasan Nurul Islam KH Noer Ali, Paray Said, di Bekasi, Kamis (1/8).
Paray mengatakan, pihaknya tidak bisa menghalangi rencana pembangunan proyek strategi nasional. Hanya saja, dia berharap pemerintah mau memberikan dana kompensasi terhadap yayasan. Salah satunya membantu pembangunan masjid di komplek Islamic Center tersebut.
"Sudah selesai dan disepakati, kami hanya minta kompensasi," jelasnya.
Menurut Paray, sebetulnya selama terkena pembongkaran, pihak yayasan tidak mendapat ganti rugi. Sebab, lahan yang dipakai di Islami Center merupakan milik Pemerintah Kota Bekasi.
Baca juga: Pengelolaan Sampah di Jakarta tak Dapat Disamakan dengan Surabaya
"Tidak ada ganti rugi, karena lahan yang ada milik pemerintah daerah. Sekarang ini baru tahap pengukuran," ujarnya.
Berdasarkan detail desain engineering, konstruksi terakhir seksi 2 A memakai sebagian lahan di sisi selatan kawasan Islamic Centre. Soalnya, penggunaan lahan di sana mempertimbangkan manuver jalan Tol Becakayu agar tidak tajam setelah melintang di atas Jalan Ahmad Yani dari Jalan KH Noer Ali menuju ke Jalan Suplesi Kalimalang di belakang ruko Suncity Square Jalan Hasibuan.
Adapun pembangunan jalan Tol Becakayu seksi 2 A sekarang telah memasuki ujung Jalan KH Noer Ali. Pemerintah menargetkan pembangunan seksi 2 A berikut gerbang tol di bekas lahan PT. Amarta Karya di Jalan Veteran, Bekasi Selatan atau di belakang Islamic Centre rampung akhir tahun, kemudian disusul pembangunan seksi 2 B sampai ke Bekasi Timur.
Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengaku tidak ada masalah dengan pemakaian lahan Islamic Center atas rencana pembangunan Tol Becakayu. Sebab, lahan yang terkena pembangunan hanya sebagian kecil.
"Hanya sedikit saja kok," katanya.
Rahmat menambahkan, pihak yang berhak memberikan keputusan terkait boleh atau tidaknya proyek Tol Becakayu melintasi Islamic Centre Bekasi adalah pemerintah. Sebab, kata dia, pihak pengembang yang meminta langsung ke pemerintah daerah.
"Karena tanahnya punya pemda," tandasnya. (OL-1)
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
PT Jasa Marga menerapkan diskon tarif tol sebesar 30% untuk rute menerus dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung
Sebagai tambahan layanan darurat, Pertamina juga menyiagakan layanan motoris yang bertugas membantu pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.
Selain itu, disediakan 15 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) fungsional di berbagai titik strategis.
“Pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Astra Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman mereka.
PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Tol Kutepat) di Sumatra Utara mempercepat pembangunan jalan tol tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved