Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin mengatakan penyebab utama pencemaran udara di Jakarta semakin buruk adalah kegagalan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menerapkan program pembatasan kendaraan pribadi.
Sebetulnya, DKI telah memiliki payung hukum pengendalian pencemaran udara yakni Peraturan Daerah No 2/2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Saat diterapkan, perda itu mampu menurunkan pencemaran udara dalam lima tahun.
Namun pada 2010 pengendalian pencemaran udara stagnan. Akibatnya, kembali memburuk hingga kini.
"Karena seharusnya ada program lain yang menjadi kelanjutan implementasi program itu yakni pembatasan kendaraan pribadi dengan electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar elektronik," kata Ahmad ketika dihubungi Media Indonesia, Selasa (30/7).
Baca juga: BPPT: Polusi Udara Jakarta Bisa Dikurangi Lewat Hujan Buatan
Pembatasan kendaraan pribadi dengan ERP juga harus didukung dengan adanya angkutan massal yang aman, nyaman dan memiliki ketepatan waktu yang baik.
Selain itu, menurut Ahmad yang karib disapa Puput, pada area penerapan ERP, Pemprov juga harus menerapkan tarif parkir progresif.
"Contohnya di rute Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus-HI. Seharusnya di situ diterapkan ERP ditambah tarif parkir progresif. Orang akan berpikir buat apa bawa kendaraan kalau lewatnya saja bayar, mau parkir juga mahal. Orang akan malas bawa kendaraan," ungkapnya.
Namun, kini Pemprov urung menerapkan hal itu. ERP masih dalam proses pengujian, sementara penaikan tarif parkir masih dirancang perubahan payung hukumnya. Gerak Pemprov DKI pun dinilai lambat melihat dinamika perkembangan penduduk dan transportasi.
"Akibatnya angkutan massal sudah bagus tapi kendaraan pribadi tumbuh terus. Seharusnya ketika sudah memperbaiki kendaraan pribadi ya kendaraan pribadi dibatasi," tandasnya.(OL-5)
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Satelit Sentinel-4 milik ESA berhasil mengirimkan citra pertama yang memetakan polusi udara di Eropa dan Afrika Utara. Misi ini akan memantau kualitas udara setiap jam.
Penelitian terbaru menemukan awan di Samudra Atlantik dan Pasifik kini makin redup akibat udara yang lebih bersih.
Polusi udara dan asap rokok merupakan dua faktor lingkungan yang kerap diabaikan, padahal keduanya memiliki dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Kehadiran JIS yang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi mulai dari KRL hingga Trans-Jakarta menjadi modal kuat bagi Jakarta Utara untuk tumbuh sebagai kawasan masa depan.
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PETUGAS gabungan melakukan Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan menyebarkan bahan semai sebanyak 8 kuintal Kalsium Oksida (CaO), Jumat (23/1)
Pemprov DKI Jakarta terapkan WFH dan PJJ akibat cuaca ekstrem Januari 2026. Simak durasi kebijakan dan aturan lengkap dari Gubernur Pramono Anung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved