Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, menegaskan tidak akan melanjutkan reklamasi pulau baru meski saat ini putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) tengah menganulir kebijakan penghentian reklamasi terbatas pada Pulau H.
Anies menegaskan, reklamasi harus dihentikan karena membahayakan lingkungan. Terlebih lagi Jakarta menghadapi permasalahan penurunan muka tanah yang cukup parah tiap tahunnya. Adanya reklamasi justru akan membuat Jakarta khususnya wilayah utara terendam banjir karena air terjebak dan tidak mengalir sebagaimana mestinya ke laut.
Baca juga: Efektivitas Tilang Elektronik Butuh Waktu Lima Tahun
"Permukaan tanah Jakarta turun. Permukaan air lebih tinggi. Bila daratan ditambah lagi, Jakarta akan seperti mangkuk yang menerima air dari pegunungan air masuk Jakarta. Kemudian, dari pesisir pantai tidak langsung ketemu laut tapi ketemu daratan yang panjangnya 3-4 kilo karena reklamasi. Karena itulah harus dihentikan," ungkap Anies usai memberikan pengarahan dalam acara Temu Kader PKK Provinsi DKI Jakarta, di Velodrome, Jakarta Timur, Selasa (30/7).
Sebelumnya PTUN mengeluarkan putusan mengabulkan gugatan PT Taman Harapan Indah dan memutuskan tergugat yakni Pemprov DKI Jakarta harus memperpanjang izin pelaksanaan reklamasi sebatas Pulau H yang dalam rencana reklamasi 17 pulau memiliki luas 63 hektare dan diprediksi dapat menampung 8.500 penduduk.
Anies menegaskan atas putusan itu pihaknya akan melawan dengan mengajukan banding. Namun, upaya hukum selanjutnya baru akan dilakukan bila Pemprov DKI telah resmi menerima salinan putusan dari PTUN.
"Jadi Pemprov DKI akan melawan secara hukum. Kita tidak akan membiarkan para pengembang untuk melanjutkan reklamasi. Kita menghormati proses hukum dan menghargai setiap warga negara untuk menggugat secara hukum. Karena itu kita menunggu petikannya ada," ujarnya. (OL-6)
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek pada Sabtu (7/3/2026) malam hingga pagi, menyebabkan banjir di sejumlah titik jalan dan pemukiman penduduk.
“Ini bukan lagi persoalan tata ruang semata, tetapi sudah menjadi sumber peningkatan risiko bencana nasional, kerugian negara, dan ancaman keselamatan masyarakat pesisir,”
SELALU ada pilu yang membuat lutut gemetar tiap mendengar ramalan ilmuwan tentang dunia yang makin kerontang.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan ratusan izin usaha pertambangan (IUP) ditangguhkan oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba).
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menilai proyek reklamasi di Pulau Pari lebih banyak mudharat daripada manfaat. I
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
GUBERNUR terpilih DKI Jakarta, Pramono Anung akan menuntut perusahaan pelaku perusakan mangrove di perairan Pulau Pari untuk bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved