Sabtu 13 Juli 2019, 05:35 WIB

Ridho Rhoma Dipenjara Lagi

Ant/J-2 | Megapolitan
Ridho Rhoma Dipenjara Lagi

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Muhammad Ridho

 

Muhammad Ridho yang akrab disapa Ridho Rhoma harus kembali ke bui. Terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu seberat 0,72 gram itu wajib menjalani sisa kurungan delapan bulan penjara di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat.

“Kami tim jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melaksanakan eksekusi terhadap putusan Mahkamah Agung atas nama Muhammad Ridho bin Rhoma Irama,” kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Edy Subhan di Jakarta, kemarin.   

Menurut Edy, Ridho harus menjalani sisa kurungan itu seusai Mahkamah Agung memperberat hukuman dari 10 bulan penjara menjadi 1 tahun 6 bulan. Hukuman itu berdasarkan putusan hakim MA No 570 K/Pid.Sus/2019 yang dikeluarkan 13 Maret lalu.

Ridho menuturkan pihaknya tak akan melakukan peninjauan kembali.  “Saya hargai dan hormati putusan hakim. Saya siap menjalankan putusan yang diberikan,” ujarnya sesaat sebelum dibawa ke Rutan Salemba. (Ant/J-2)

Baca Juga

Antara

Ada ANBK Tingkat SMA, PTM di Jakarta Harus Ditunda

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 26 September 2021, 17:50 WIB
Dinas Pendidikan DKI Jakarta khawatir jika PTM terbatas tahap II tetap dijalankan selama ANBK tingkat SMA, dapat menciptakan kerumunan di...
Antara

Soal Polemik Formula E, DPRD DKI: Kami Juga Terkena Dampak

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 26 September 2021, 16:40 WIB
DPRD menyatakan juga akan mengalami kesulitan, jika menyetujui penggunaan APBD untuk Formula E, yang dinilai tidak bermanfaat bagi...
DOK Sinar Mas Land.

Dukung BNN, Sinar Mas Land Berpartisipasi dalam Kampanye Antinarkoba

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 September 2021, 13:54 WIB
Kedua lokasi tersebut dipilih mengingat posisinya yang strategis di BSD City serta arus lalu lintasnya yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya