Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KAMERA pengawas yang merupakan penunjang sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik telah dilengkapi empat fitur terbaru. Polda Metro Jaya akan menambah 10 kamera pengawas atau CCTV dengan empat fitur terbaru.
Keempat fitur tersebut yakni mampu mendeteksi jenis-jenis pelanggaran seperti pelanggaran ganjil genap, pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman, kemudian batas kecepatan pengemudi serta menggunakan handphone saat berkendara. Dengan fitur baru, diharapkan mampu menekan jumlah pelanggar lebih dari 50%.
"Harapannya bisa menurun secara signifikan, di atas 50%, khususnya pelanggaran ganjil genap dan membahayakan pengendara lain seperti menggunakan handphone," kata Kepala Seksi STNK Kompol Arif Fazrulrahman di Polda Metro Jaya, Senin (1/7).
Baca juga: Mulai 1 Juli, E-TLE Bisa Rekam Wajah Pengemudi
Dikatakanya, sistem E-TLE yang telah beroperasi sejak 1 November 2018, hingga saat ini berhasil menurunkan jumlah pelanggaran sebanyak 44%.
"Pada waktu itu kita memasang dua kamera yang baru bisa mendeteksi pelanggaran menerobos lampu merah dan marka jalan," ujar Arif.
Untuk diketahui, 10 kamera tersebut mulai diterapkan Senin (1/7). Adapun titik-titik penempatan kamera pengawas tersebut adalah:
1. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) MRT Bundaran Senayan (satu kamera).
2. JPO MRT Polda Semanggi (satu kamera).
3. JPO depan Kementerian Pariwisata (satu kamera).
4. Jembatan penyeberangan MRT dekat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (satu kamera).
5. Flyover Jalan Layang Nontol Sudirman ke Thamrin (satu kamera).
6. Flyover Jalan Layang Nontol Thamrin ke Sudirman (satu kamera).
7. Simpang bundaran Patung Kuda (tiga kamera).
8. Simpang TL Sarinah Badan Pengawas Pemilu (empat kamera).
9. Simpang TL Sarinah Starbucks (dua kamera).
10. JPO Plaza Gajah Mada (satu kamera).(OL-5)
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved