Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Penerimaan Peserta Didik baru (PPDB) berbasis zonasi tingkat SMP di Kota Bekasi banyak dikeluhkan warga setempat. Keluhan banyak datang dari warga Bekasi yang berdomisili jauh dari fasilitas pendidikan.
Salah seorang warga Perumahan Pondok Gede Permai, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, mengeluhkan sistem melalui jalur zonasi. Ia pesimis anak bungsunya bisa diterima di SMP Negeri 9 Kota Bekasi.
“Jarak sekolah dengan rumah sekitar 1 kilometer. Itu yang terdekat, sementara pendaftar yang rumahnya lebih dekat itu banyak sekali. Lebih baik seperti dulu, penerimaan berdasarkan nilai, jadi ada acuan sekolah yang dituju disesuaikan dengan capaian nilai ujian anak,” ungkap Wasli saat dihubungi, Rabu (19/6).
Baca juga: PPDB Minim Sosialisasi dan tidak Transparan
Terlepas dari persoalan tersebut, ia tetap berharap anak-anaknya bisa menempuh pendidikan di sekolah negeri. Namun, Wasli mendesak pemerintah segera memperbaiki sistem PPDB.
“Kalau mau tambahkan kuota di jalur prestasi, atau perbanyak sekolah negeri yang ada agar warga tidak terfasilitasi,” kata dia.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah mengatakan tahun ini pihaknya merealisasikan kehadiran enam unit SMP Negeri baru. Ia menambahkan, meski telah menambah enam Unit Sekolah Baru (USB), daya serap SMP negeri di Kota Bekasi masih terbilang minim.
“Sekarang kan baru bisa menampung sekitar 31% lulusan SD dari 56 SMP Negeri yang sudah ada,” imbuhnya.
Di sisi lain, Inay mengakui daya serap lulusan SD masih sangat rendah. Berdasarkan data, jumlah lulusan SD di Kota Bekasi pada 2019 berkisar 43.000 siswa, sementara daya tampung yang tersedia hanya sekitar 14.000 siswa. (OL-8)
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved